HOME  ⁄  Nasional

Kemenko PM Gelar Global Talent Day untuk Siapkan Talenta Indonesia Masuk Pasar Kerja Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenko PM Gelar Global Talent Day untuk Siapkan Talenta Indonesia Masuk Pasar Kerja Global
Foto: (Sumber :Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM Leontinus Alpha Edison. ANTARA/HO-Kemenko PM.)

Pantau - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) akan menyelenggarakan Global Talent Day dan Kebumen Job Fair and PMI Expo 2026 di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, guna menyiapkan calon pekerja migran, siswa SMK, dan mahasiswa agar mampu bersaing di pasar kerja global melalui jalur resmi.

Fokus Siapkan Pekerja Migran Terampil dan Terlindungi

Kegiatan yang berlangsung pada 24 hingga 26 Juni 2026 di Pendopo Kabumian dan Aula Setda Kabupaten Kebumen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja internasional yang aman dan berkualitas.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menegaskan pemerintah tidak hanya berfokus pada penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

"Kita tidak sekadar memberangkatkan orang. Kita menyiapkan supaya mereka berangkat dengan terampil, terlindungi, dan tidak perlu khawatir. Peluangnya besar, dan tugas kami sebagai penyelenggara negara memastikan jalurnya resmi dan aman," ujarnya.

Menurut Leontinus, meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah negara seperti Jepang dan Jerman membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia di sektor manufaktur, perawatan lansia, pariwisata, hingga pertanian.

"Namun, sebagian peluang belum terserap optimal dan praktik penempatan non-prosedural masih terjadi, ini menegaskan pentingnya edukasi migrasi aman serta keterhubungan calon pekerja migran dengan jalur resmi," katanya.

Hadirkan Pelatihan, Bahasa Asing, dan Job Matching

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai workshop bersama narasumber dari KP2MI, kedutaan negara tujuan penempatan, IOM Indonesia, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta juga dapat mengikuti open class trial bahasa Jepang, Korea, dan Jerman sebagai bekal menghadapi persaingan di pasar kerja internasional.

Selain itu, tersedia sesi job canvassing dan matchmaking yang mempertemukan calon pekerja migran dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), lembaga pelatihan kerja, serta test center.

Program ini sekaligus mendukung inisiatif SMK Go Global yang bertujuan menyiapkan lulusan pendidikan vokasi untuk memasuki dunia kerja internasional.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai langkah untuk mendekatkan peluang kerja sekaligus perlindungan bagi masyarakat.

"Banyak warga Kebumen, khususnya dan Jawa Tengah umumnya yang merantau bekerja ke luar negeri, dan kami ingin memastikan mereka berangkat dengan aman, terampil, dan terlindungi," ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf