HOME  ⁄  Nasional

Investasi di Nagan Raya Tembus Rp406 Miliar pada Triwulan I 2026, Didominasi Sektor Perkebunan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Investasi di Nagan Raya Tembus Rp406 Miliar pada Triwulan I 2026, Didominasi Sektor Perkebunan
Foto: (Sumber : Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar).)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mencatat realisasi investasi sebesar Rp406,33 miliar hingga pertengahan tahun 2026, didorong oleh sektor perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit yang menjadi penopang utama pertumbuhan investasi di daerah tersebut.

Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi melalui kemudahan layanan, kepastian hukum, dan perlindungan bagi pelaku usaha.

“Sektor yang menjadi penopang utama investasi tersebut meliputi industri pengolahan CPO, perkebunan kelapa sawit, serta berbagai sektor pendukung lainnya,” kata Teuku Raja Keumangan di Nagan Raya, Rabu (24/6/2026).

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Nagan Raya mencatat terdapat 452 proyek usaha sepanjang Triwulan I Tahun 2026 dengan total investasi mencapai Rp406,33 miliar.

Berdasarkan data DPMPTSP Aceh, Kabupaten Nagan Raya menjadi daerah dengan kontribusi realisasi investasi terbesar di Provinsi Aceh pada Triwulan IV Tahun 2025.

Pada periode tersebut, realisasi investasi Nagan Raya mencapai Rp336,18 miliar atau sekitar 26,75 persen dari total investasi Aceh.

Memasuki Triwulan I Tahun 2026, posisi Nagan Raya tetap berada di jajaran teratas dengan realisasi investasi sebesar Rp310,56 miliar atau 20,76 persen dari total investasi provinsi.

Selain itu, nilai investasi di Nagan Raya pada tahun 2023 tercatat menembus lebih dari Rp3,7 triliun atau meningkat sekitar 42 persen dibandingkan tahun 2022 yang berada di kisaran Rp2,6 triliun.

Menurut Teuku Raja Keumangan, peningkatan investasi menunjukkan tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap kondisi daerah dan kebijakan yang diterapkan pemerintah setempat.

Bupati menegaskan investasi yang masuk ke Nagan Raya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah.

“Bagi kami, investasi bukan sekadar angka dalam laporan. Investasi harus menjadi jalan untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat pendapatan daerah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah daerah terbuka terhadap investasi yang sehat dan sesuai regulasi yang berlaku.

“Pemkab Nagan Raya membuka diri bagi investasi yang sehat. Namun prinsipnya jelas, investasi harus berjalan sesuai regulasi, menghormati lingkungan, melibatkan tenaga kerja lokal, serta memberikan nilai tambah bagi daerah,” tuturnya.

Teuku Raja Keumangan menegaskan masyarakat harus menjadi bagian utama dari pertumbuhan ekonomi sehingga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga merasakan langsung manfaat dari investasi yang masuk ke daerah.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga berkomitmen menjadikan daerah tersebut sebagai kawasan yang ramah investasi melalui tata kelola pemerintahan yang terbuka, baik, dan berpihak kepada masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan