
Pantau - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan sertifikasi aset pemerintah daerah merupakan instrumen penting untuk melindungi aset negara dari potensi sengketa, konflik pertanahan, dan kerugian keuangan negara, yang ditandai dengan penyerahan 499 sertipikat aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Penyerahan sertipikat tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dalam acara penyerahan 499 Sertipikat Hak Pakai atas aset Pemprov DKI Jakarta.
Sebanyak 499 sertipikat yang diserahkan mencakup sekitar 85 hektare bidang tanah milik Pemprov DKI Jakarta.
Total nilai aset yang telah disertifikasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp22,25 triliun.
Penguatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
Ossy Dermawan menegaskan bahwa sertifikasi aset tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap aset pemerintah daerah.
Menurut dia, sertifikasi juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang baik.
"Ini bukan sekadar urusan administrasi, tapi bagian dari penguatan fondasi tata kelola pemerintahan yang baik," ungkapnya.
Ossy menjelaskan bahwa sertifikasi aset berfungsi sebagai perlindungan dari potensi konflik pertanahan yang dapat mengganggu pengelolaan aset publik.
Ia menambahkan bahwa sertifikasi juga dapat mencegah kerugian keuangan negara yang mungkin timbul akibat sengketa aset.
Selain itu, sertifikasi memungkinkan optimalisasi pemanfaatan aset untuk kepentingan masyarakat.
"Pada hari ini kita menyerahkan 499 Sertipikat Hak Pakai atas aset Pemprov DKI Jakarta. Penyerahan ini merupakan representasi komitmen negara dan pemerintah daerah dalam membangun tata kelola aset publik yang semakin tertib, modern, dan akuntabel," kata Ossy.
Harapan untuk Jakarta yang Semakin Tertata
Penyerahan sertipikat tersebut mencerminkan komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menata aset publik secara lebih baik.
Pemerintah mendorong tata kelola aset publik yang lebih tertib, modern, dan akuntabel melalui program sertifikasi aset.
Ossy juga menyampaikan harapan agar Jakarta terus berkembang sebagai kota yang modern dan berdaya saing.
Menurutnya, pembangunan Jakarta perlu tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
"Semoga Jakarta semakin maju, semakin tertata, semakin hijau, semakin nyaman untuk dihuni, dan semakin membanggakan sebagai kota yang merepresentasikan Indonesia di mata dunia," ujarnya.
Pemerintah berharap Jakarta dapat menjadi kota yang semakin tertata, ramah lingkungan, dan mampu menjadi representasi Indonesia yang membanggakan di tingkat internasional.
- Penulis :
- Shila Glorya





