HOME  ⁄  Nasional

Museum NTB Dorong Diplomasi Budaya Lewat Narasi Sejarah Samalas dan Tambora

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Museum NTB Dorong Diplomasi Budaya Lewat Narasi Sejarah Samalas dan Tambora
Foto: (Sumber : Wisatawan melihat maket Gunung Samalas di ruang pameran Museum NTB, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (24/6/2026). ANTARA/Sugiharto Purnama.)

Pantau - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat perannya sebagai ruang diplomasi budaya dengan menghadirkan narasi sejarah letusan Gunung Samalas dan Gunung Tambora yang menjadi penghubung antara sejarah lokal dan peradaban dunia.

Museum Angkat Jejak Sejarah yang Berdampak Global

Museum NTB menghadirkan maket Gunung Samalas dan Gunung Tambora di ruang pamer sebagai media edukasi yang menggambarkan perubahan besar akibat letusan kedua gunung tersebut terhadap perkembangan peradaban manusia.

Berdasarkan buku Gunung dan Segara: Jejak Samalas dan Tambora dalam Peradaban yang diterbitkan Museum NTB, erupsi Gunung Samalas pada 1257 dan Gunung Tambora pada 1815 bukan hanya menjadi peristiwa geologi, tetapi juga mengubah alam, mendorong manusia beradaptasi, serta membentuk kebudayaan baru.

Kedua letusan tersebut juga tercatat memberikan dampak terhadap iklim global dan meninggalkan jejak sejarah yang masih menjadi perhatian para peneliti serta wisatawan mancanegara.

Museum NTB mencatat wisatawan asing, khususnya dari Eropa, kerap mengajukan pertanyaan mengenai dampak letusan Samalas dan Tambora terhadap perubahan sejarah dunia.

Museum Diposisikan sebagai Ruang Diplomasi Budaya

Museum NTB menilai fungsi museum saat ini tidak lagi sebatas tempat penyimpanan artefak, melainkan menjadi ruang soft diplomacy yang menjembatani budaya, memperkuat identitas, dan membangun pemahaman antarmasyarakat maupun antarbangsa.

Melalui penyajian artefak beserta narasi sejarah dan filosofi yang menyertainya, museum diharapkan mampu menghadirkan pengalaman edukatif bagi pengunjung sekaligus memperkenalkan jati diri masyarakat Nusa Tenggara Barat kepada dunia.

Selain berperan dalam pelestarian sejarah, museum juga dinilai memiliki fungsi strategis dalam mendukung ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata berkualitas, memperluas jejaring internasional, serta mendorong kolaborasi akademik.

Program Kotaku Museumku dan Kampungku Museumku menjadi salah satu upaya Museum NTB mendekatkan museum kepada masyarakat sekaligus memperkuat diplomasi budaya berbasis sejarah dan kearifan lokal.

Penulis :
Ahmad Yusuf