HOME  ⁄  Nasional

Wamenekraf Sebut Transaksi Digital Jadi Kunci Ekspansi Gim Lokal ke Pasar Global

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Wamenekraf Sebut Transaksi Digital Jadi Kunci Ekspansi Gim Lokal ke Pasar Global
Foto: (Sumber :Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara platform digital Coda dengan Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Kamis (25/6/2026). ANTARA/Fitra Ashari/aa..)

Pantau - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan transaksi digital melalui platform monetisasi gim dapat memperkuat ekspansi gim lokal ke pasar global melalui kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif dengan platform digital Coda yang ditandai penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (25/6).

Kolaborasi Buka Akses Pengembang Gim ke Pasar Dunia

Irene menjelaskan sistem plug-and-play yang dimiliki Coda membuka peluang bagi pengembang gim Indonesia untuk memasarkan karya mereka ke pasar internasional dengan lebih mudah.

Ia mengungkapkan, "Saya sangat mengapresiasi Coda yang membantu membukakan pintu karena ini adalah sistem plug-and-play jadi permainan apapun bisa masuk ke Coda, kemudian kita bisa akses ke pasar global."

Menurutnya, platform pembayaran digital juga mempermudah pengembang menerima transaksi dari pelanggan di berbagai negara tanpa harus membangun sistem pembayaran secara terpisah di setiap pasar.

Ia mengungkapkan, "Apapun yang kita jual secara digital dan secara global, yang paling penting adalah adaptasi bagaimana kita bisa menerima keuntungan dari pelanggan potensial kita. Ini akan sangat sulit jika kita sebagai bisnis atau pengembang gim jika kita harus masuk ke negara demi negara untuk melihat bagaimana pembayaran bisa berdampak."

Irene menilai kolaborasi pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting untuk memperkuat industri gim nasional yang didukung talenta kreator lokal.

Ia mengungkapkan, "Bersama sebagai negara, kita bisa lebih baik dalam mengalahkan seluruh dunia dengan permainan yang kita bangun karena saya percaya bahwa pengembang gim kita adalah top-notch."

Coda Perkuat Komersialisasi Gim Indonesia

Kementerian Ekonomi Kreatif juga terus memperkenalkan gim lokal melalui berbagai program, seperti penyediaan game corner di Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta serta kolaborasi dengan hotel agar masyarakat semakin mengenal gim digital maupun board game buatan Indonesia.

Sementara itu, CEO Coda Shane Happach mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar strategis karena sekitar 20 persen pendapatan perusahaan berasal dari pelanggan Indonesia.

Ia menambahkan infrastruktur Coda akan mendukung komersialisasi gim Indonesia, termasuk memperkuat visibilitas melalui kanal khusus produk lokal.

Shane mengungkapkan, "Kami telah membangun seksi untuk menemukan konten Indonesia yang bernama local favorites. Kami berharap untuk meningkatkan channel ini secara besar di masa depan yang termasuk sebagai bagian dari kolaborasi ini."

Penulis :
Aditya Yohan