HOME  ⁄  Nasional

Mentrans Sebut Program Transmigrasi Patriot Diminati Pendaftar dari Kampus-Kampus Dunia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mentrans Sebut Program Transmigrasi Patriot Diminati Pendaftar dari Kampus-Kampus Dunia
Foto: (Sumber :Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara. ANTARA/Uyu Septiyati Liman.)

Pantau - Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan Program Transmigrasi Patriot 2026 menarik minat 10.395 sarjana dari 1.952 kampus, termasuk perguruan tinggi dari Australia dan Inggris, untuk berpartisipasi dalam pembangunan kawasan transmigrasi.

Ribuan Sarjana Siap Diterjunkan ke Kawasan Transmigrasi

Iftitah mengatakan Kementerian Transmigrasi akan memberikan pembekalan kepada 1.476 Transmigran Patriot yang akan ditempatkan di 53 kawasan transmigrasi.

Ia menjelaskan fokus Program Transmigrasi Patriot kini bergeser dari riset dan pemetaan potensi ekonomi menjadi pengabdian kepada masyarakat.

"Makanya, sekarang kita buka pintu juga untuk mereka. Kita juga buka pintu untuk mereka, mereka itu siapa? Kampus yang lain. Tahun ini yang daftar 10.395 sarjana dari 1.952 kampus. Bahkan ada kampus-kampus dunia juga seperti dari Australia, ada yang dari Inggris juga dan sebagainya. Jadi, mereka juga ingin ikut," ungkapnya.

Ia menambahkan sebanyak 1.000 Transmigran Patriot telah dikirim ke Papua yang berasal dari 10 kampus mitra utama dan 147 kampus nonmitra.

"Makanya, sekarang kita buka lulusan sarjana manapun boleh ikut," ujarnya.

Generasi Muda Didorong Bangun Daerah

Juru Bicara Kementerian Transmigrasi Eva Julianti Yunizar mengatakan Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 dirancang untuk memberikan ruang bagi generasi muda berkontribusi langsung dalam pembangunan nasional.

Menurutnya, keterlibatan anak muda dibutuhkan untuk mempercepat transformasi kawasan transmigrasi yang memiliki potensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Program tersebut memfasilitasi peserta melakukan pemetaan potensi wilayah, mengidentifikasi tantangan pembangunan, serta menyusun gagasan untuk mendukung pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Ketransmigrasian.

Kementerian Transmigrasi juga menegaskan proses rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot 2026 dilaksanakan secara transparan.

Penulis :
Ahmad Yusuf