HOME  ⁄  Nasional

BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Karhutla di Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Karhutla di Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah
Foto: (Sumber :Araip - BPBD Kobar saat melakukan penanganan pemadaman terhadap hotspot percikan api di beberapa wilayah, Sabtu (20/6/2026) ANTARA/Safitri RA.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa akibat rangkaian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah berdasarkan laporan penanganan di lapangan.

"Seiring dengan upaya penanganan yang dilakukan oleh tim gabungan di daerah, dilaporkan tidak ada korban jiwa yang timbul akibat rangkaian peristiwa kebakaran tersebut," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Karhutla Terjadi di Tiga Provinsi

BNPB mencatat karhutla di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menghanguskan lahan seluas empat hektare pada Sabtu (27/6).

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Minggu (28/6) oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan tanpa menimbulkan korban.

Di Aceh, kebakaran lahan seluas dua hektare terjadi di Desa Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, yang diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah.

Peristiwa tersebut hanya menyebabkan satu kepala keluarga terdampak secara materiil tanpa korban jiwa.

BPBD Kota Langsa mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu mobil tangki air hingga api berhasil dipadamkan pada hari yang sama.

Penanganan Berlanjut di Jawa Barat

Karhutla juga terjadi di Desa Tomo, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dengan luas lahan yang terbakar mencapai dua hektare.

"Penanganan api berhasil diselesaikan lewat koordinasi BPBD setempat bersama tim gabungan yang mengerahkan armada tangki air, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan," ungkap Abdul Muhari.

BNPB menyatakan proses penanganan di seluruh lokasi berlangsung dengan koordinasi tim gabungan untuk mencegah meluasnya kebakaran dan memastikan keselamatan masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf