HOME  ⁄  Nasional

BNPB Pastikan Penanganan Kekeringan di Jawa Tengah Dimaksimalkan, Distribusi Air Bersih Terus Berjalan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Pastikan Penanganan Kekeringan di Jawa Tengah Dimaksimalkan, Distribusi Air Bersih Terus Berjalan
Foto: (Sumber :Araip - Personel BPBD Kabupaten Pemalang mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan pada Jumat, di Pemalang, Jumat (26/6/2026). ANTARA/HO-Humas BNPB.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan kekeringan akibat musim kemarau di sejumlah wilayah Jawa Tengah terus dimaksimalkan melalui distribusi air bersih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah terdampak.

Peristiwa kekeringan terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Banyumas, Boyolali, dan Klaten, yang saat ini masih mendapat penanganan darurat.

"Kami terus melakukan upaya penanganan darurat kekeringan akibat dampak musim kemarau di sejumlah daerah di Jawa Tengah, di antaranya Kabupaten Banyumas, Boyolali, dan Klaten," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Distribusi Air Bersih Terus Ditingkatkan

BNPB menjelaskan BPBD Kabupaten Banyumas telah menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada warga Desa Taman Sari, Kecamatan Karanglewas.

Di Kabupaten Boyolali, BPBD mengirimkan 10.000 liter air bersih ke Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, dan Desa Samiran, Kecamatan Selo, untuk memenuhi kebutuhan 42 kepala keluarga terdampak.

Sementara di Kabupaten Klaten, BPBD mendistribusikan 60.000 liter air bersih atau setara 12 tangki dalam sehari kepada 301 kepala keluarga di Desa Sidorejo.

BNPB mencatat total bantuan air bersih yang telah disalurkan di Klaten mencapai 169 tangki atau sekitar 845.000 liter yang telah dimanfaatkan oleh 2.970 kepala keluarga di Desa Tlogowatu, Tegalmulyo, Kendalsari, dan Sidorejo.

BNPB Imbau Tingkatkan Kesiapsiagaan

BNPB mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak serta menghindari aktivitas pembakaran lahan selama musim kemarau berlangsung.

"Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat mitigasi melalui pemantauan wilayah rawan, kesiapan sumber daya, serta memastikan ketersediaan logistik air bersih bagi masyarakat yang berpotensi terdampak kekeringan," tegas Abdul.

Penulis :
Aditya Yohan