
Pantau - PT Blue Bird Tbk menyalurkan Beasiswa Blue Bird Peduli kepada 1.945 anak pengemudi dan karyawan pada 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung akses pendidikan bagi keluarga pekerja, termasuk anak berkebutuhan khusus agar memperoleh kesempatan belajar yang setara.
Program Beasiswa Blue Bird Peduli diberikan kepada penerima dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, mengatakan, "Pengemudi dan karyawan merupakan bagian yang paling penting dari perjalanan Blue Bird Group. Karena itu, kami percaya bahwa dukungan kepada mereka juga perlu menyentuh keluarga dan masa depan anak-anak mereka."
Program Beasiswa Blue Bird Peduli telah diselenggarakan sejak 1998 dan diberikan sebanyak dua kali setiap tahun.
Program Menjangkau Puluhan Ribu Penerima
Hingga 2026, Program Beasiswa Blue Bird Peduli telah menjangkau sekitar 70.000 penerima manfaat secara kumulatif.
Selain memberikan bantuan biaya pendidikan, program ini juga menyediakan kegiatan pengembangan diri bagi para penerima beasiswa.
Program pengembangan diri tersebut meliputi pembekalan keterampilan.
Program ini juga memberikan penguatan motivasi kepada para penerima.
Penerima beasiswa turut memperoleh pengenalan mengenai dunia kerja sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan dan karier berikutnya.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan keluarga pekerja.
Program tersebut mendorong akses pendidikan yang lebih inklusif dengan memberikan kesempatan belajar kepada anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus.
Penerima Beasiswa Bagikan Pengalaman
Salah satu penerima beasiswa, Annisya Rizky Novalia, mengaku telah menerima bantuan pendidikan sejak 2016.
Menurut Annisya, beasiswa tersebut menjadi penyemangat baginya untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus sekolah menengah atas.
"Beasiswa ini sangat berarti untuk saya dan keluarga. Melihat papa bekerja keras setiap hari sebagai pengemudi, saya belajar bahwa kesempatan harus dijaga dengan usaha," ungkap Annisya.
Annisya mengatakan dukungan beasiswa tidak hanya membantu meringankan biaya pendidikan, tetapi juga memotivasinya untuk terus belajar dan merencanakan masa depan.
Saat ini, Annisya bersama dua saudaranya yang juga pernah menerima beasiswa telah bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
- Penulis :
- Shila Glorya





