HOME  ⁄  Nasional

USK Banda Aceh Dukung Program Maganghub 2026 untuk Tekan Pengangguran di Aceh

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

USK Banda Aceh Dukung Program Maganghub 2026 untuk Tekan Pengangguran di Aceh
Foto: Foto: (Sumber: Rektor USK Prof Mirza Tabrani menerima audiensi di lingkungan Pemerintah di ruang kerjanya di Darussalam, Banda Aceh. Humas USK.)

Pantau - Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap Program Pemagangan Nasional (PMN) 2026 atau Maganghub yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk menekan angka pengangguran di Aceh melalui perluasan akses magang bagi lulusan baru.

Dukungan dan Komitmen USK

USK menyatakan dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Rektor USK, Prof Mirza Tabrani, menyampaikan bahwa: Dukungan yang kita berikan tidak hanya mendorong para alumni mudanya untuk ikut mendaftar, tetapi juga siap mendaftarkan diri secara kelembagaan sebagai wadah penyelenggara magang internal, ia mengungkapkan, "Dukungan yang kita berikan tidak hanya mendorong para alumni mudanya untuk ikut mendaftar, tetapi juga siap mendaftarkan diri secara kelembagaan sebagai wadah penyelenggara magang internal."

USK juga berkomitmen menjadi lembaga penyelenggara magang resmi di platform Maganghub agar unit kerja dan laboratorium kampus dapat menampung lulusan baru sesuai kompetensi.

Rektor USK, Prof Mirza Tabrani, menegaskan bahwa kampus akan bergerak cepat memetakan kebutuhan formasi magang di internal kampus.

Ia juga menyampaikan bahwa: Langkah cepat ini sangat beralasan mengingat tantangan ketenagakerjaan di Aceh saat ini cukup serius, terutama pascabencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang sempat melumpuhkan sektor produksi, ia mengungkapkan, "Langkah cepat ini sangat beralasan mengingat tantangan ketenagakerjaan di Aceh saat ini cukup serius, terutama pascabencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang sempat melumpuhkan sektor produksi."

Skema Program Maganghub 2026 dan Target Aceh

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Aceh tercatat meningkat menjadi 5,88 persen per Februari 2026 sehingga perguruan tinggi didorong untuk berperan aktif dalam mengatasi persoalan ketenagakerjaan.

Program Maganghub 2026 menyediakan skema perlindungan dan kompensasi bagi peserta magang selama enam bulan dengan uang saku yang bersumber dari APBN setara UMP atau UMK.

Di Aceh, UMP saat ini berada di sekitar Rp3,9 juta dan peserta juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan serta sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah program selesai.

Pemerintah Aceh menargetkan penyerapan hingga 5.000 peserta magang dari total kuota nasional Kemnaker yang mencapai 150.000 peserta pada tahun 2026.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, menyampaikan apresiasi atas dukungan USK dan menyebut kampus tersebut sebagai mitra kunci dalam pemenuhan kuota nasional program magang.

Proses pendaftaran lembaga dibuka 29 Juni hingga 15 Juli 2026, pendaftaran peserta 15 hingga 28 Juli 2026, seleksi 29 Juli hingga 5 Agustus 2026, pengumuman 7 Agustus 2026, dan penempatan magang dimulai 10 hingga 11 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh serta Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh Zaini.

Tag, yang mencerminkan isu utama program ini, mencakup pendidikan, ketenagakerjaan, magang, pemerintah, dan Aceh.

Penulis :
Arian Mesa