
Pantau - Ketua Pemuda Tani Indonesia, Budisatrio Djiwandono, menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap sektor pertanian di tengah semakin masifnya alih fungsi lahan akibat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.
Menurutnya, keberpihakan tersebut harus diawali dengan tumbuhnya kesadaran bersama bahwa lahan pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Hal itu disampaikan Budisatrio saat menghadiri Festival Jagung Nusantara di Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat (3/7/2026).
Ia menilai, di sejumlah daerah, luas lahan produksi pertanian terus menyusut karena beralih fungsi menjadi kawasan permukiman, industri, maupun sektor pembangunan lainnya.
"Di Kota Tangerang misalnya, lahan produksi semakin sempit karena pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang membuat banyak lahan beralih fungsi," ujarnya.
Meski demikian, Budisatrio mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh mengesampingkan kebutuhan dasar masyarakat terhadap pangan.
Menurutnya, keberadaan lahan produktif harus tetap dijaga agar Indonesia mampu mempertahankan ketahanan pangannya di masa depan..
"Kalau masih ada lahan tidur yang bisa difungsikan menjadi lahan produktif, kenapa tidak kita jaga dan manfaatkan bersama?" katanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Budisatrio menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dan kota dalam merumuskan kebijakan perlindungan lahan pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan lahan yang masih tersedia.
"Kolaborasi dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar lahan-lahan produktif tetap terjaga dan sektor pertanian bisa terus berkembang," pungkasnya.
- Penulis :
- Aditya Andreas





