
Pantau - Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mendorong penetapan istitha'ah kesehatan bagi calon jamaah haji dilakukan sejak awal, disertai pembinaan kesehatan selama satu tahun sebelum keberangkatan agar jamaah memiliki kesempatan memenuhi persyaratan kesehatan.
Usulan tersebut disampaikan Marwan saat membuka Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu.
Pembinaan Kesehatan Dimulai Sejak Penetapan Jamaah
Marwan mengungkapkan, “Kami ingin menitipkan beberapa hal di dalam negeri. Penetapan istitha'ah kesehatan. Begitu dalam waktu dekat kita tetapkan siapa yang akan berangkat. Satu tahun menjelang keberangkatan kesehatannya, mari kita urus dan jaga seluruh jamaah.”
Ia mengusulkan pemerintah segera menetapkan status istitha'ah kesehatan setelah calon jamaah dipastikan berangkat, kemudian memberikan pendampingan kesehatan secara berkelanjutan hingga waktu keberangkatan.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar calon jamaah tidak merasa dirugikan karena baru mengetahui tidak memenuhi syarat kesehatan menjelang keberangkatan.
Cegah Kekecewaan Calon Jamaah
Marwan mengungkapkan, “Supaya tidak ada yang merasa diabaikan dan bahkan dizalimi. Ketika mau berangkat periksa kesehatan, dia gagal.”
Ia menambahkan apabila calon jamaah telah menjalani pembinaan dan perawatan kesehatan selama satu tahun namun tetap tidak memenuhi syarat, maka kondisi tersebut dapat diterima sebagai ketentuan yang tidak dapat dihindari.
Marwan mengungkapkan, “Tapi kalau kita sudah rawat, urus satu tahun, dia gagal, berarti itulah takdirnya.”
- Penulis :
- Aditya Yohan





