HOME  ⁄  Nasional

Rangkaian Kasus Kriminal Warnai Jakarta, dari Penangkapan Remaja Pembawa Narkoba hingga Dugaan Teror Bom Molotov

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rangkaian Kasus Kriminal Warnai Jakarta, dari Penangkapan Remaja Pembawa Narkoba hingga Dugaan Teror Bom Molotov
Foto: Ilustrasi

Pantau - Sejumlah peristiwa kriminal di Jakarta pada Sabtu, 4 Juli 2026, menjadi perhatian, mulai dari penangkapan remaja yang membawa narkoba jenis sinte di Cengkareng, tawuran bersenjata tajam, dugaan teror bom molotov terhadap rumah seorang pengacara di Ciracas, hingga penindakan terhadap konvoi sepeda motor tanpa surat kendaraan di Jakarta Timur.

Patroli Polisi Ungkap Narkoba dan Tawuran di Cengkareng

Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga remaja berinisial NAR, NAJ, dan DP yang kedapatan membawa narkoba jenis sinte atau tembakau sintetis di kawasan Pesakih, Cengkareng, pada Sabtu dini hari.

Penangkapan dilakukan ketika petugas tengah melaksanakan patroli untuk mengantisipasi aksi tawuran dan kejahatan jalanan.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Dr. Eko Adi Setiawan menjelaskan penangkapan bermula saat Tim Perintis Presisi (TPPP) 1 Sat Samapta Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin Ipda Puji Margono bersama personel Patra Yon A melakukan patroli.

Dalam patroli yang sama, Tim Patroli Perintis Presisi Samapta Polres Metro Jakarta Barat bersama Brimob Polda Metro Jaya juga meringkus empat remaja yang diduga terlibat tawuran dengan membawa senjata tajam di kawasan Pesakih.

Kompol Eko Adi Setiawan menjelaskan pengungkapan kasus tawuran tersebut bermula dari laporan masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang berkumpul sambil membawa senjata tajam.

Polisi Selidiki Dugaan Teror dan Tindak Konvoi Tanpa Surat Kendaraan

Polres Metro Jakarta Timur masih memburu pelaku yang diduga meneror rumah seorang pengacara di wilayah Ciracas dengan melemparkan botol yang terindikasi sebagai bom molotov.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa dua orang saksi terkait peristiwa tersebut.

Made Budi menyatakan, "Ya kami masih selidiki, kami susah memeriksa dua saksi terkait dugaan teror rumah seorang pengacara tersebut."

Sementara itu, Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan sejumlah pemuda yang melakukan konvoi sepeda motor tanpa dilengkapi surat kendaraan di kawasan terowongan McD, Jalan Jembatan Cipayung Raya, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menjelaskan rombongan pemuda tersebut terdeteksi saat personel melaksanakan patroli rutin di wilayah yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penulis :
Gerry Eka