HOME  ⁄  Nasional

Muhaimin Dorong Pemerintah Buka Akses Pemasaran agar Industri Kreatif Tembus Pasar Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Muhaimin Dorong Pemerintah Buka Akses Pemasaran agar Industri Kreatif Tembus Pasar Global
Foto: (Sumber :Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (tengah) dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar (kanan) saat mengunjungi Indonesia Marketplace dalam rangkaian Movement Across Time (MASA) Singapore 2026 di Takashimaya Shopping Centre, Singapura. ANTARA/HO-Kemenko PM.)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan pemerintah harus berperan membuka akses pemasaran dan mempertemukan pelaku industri kreatif dengan berbagai peluang strategis agar mampu menembus pasar global.

Pemerintah Didorong Bangun Ekosistem Industri Kreatif

Muhaimin menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Indonesia Marketplace dalam rangkaian Movement Across Time (MASA) Singapore 2026 di Takashimaya Shopping Centre, Singapura.

"Kalau pemerintah bekerja sendiri, yang lahir hanya program. Tetapi ketika pemerintah menghubungkan pelaku usaha, komunitas, investor, media, dan pasar, yang lahir adalah ekosistem. Dampaknya lebih besar dan berkelanjutan," ungkap Muhaimin.

Ia menilai tantangan utama industri kreatif Indonesia saat ini bukan lagi menghasilkan produk berkualitas, melainkan membuka akses agar karya pelaku usaha dapat menjangkau pasar internasional.

Menurutnya, penyelenggaraan MASA menjadi contoh peran pemerintah sebagai enabler yang membuka ruang kolaborasi antara pelaku kreatif, sektor swasta, pembeli, investor, media, dan mitra internasional.

Akses dan Jejaring Dinilai Lebih Berdampak

Muhaimin menegaskan dukungan pemerintah tidak selalu harus diwujudkan melalui anggaran atau bantuan langsung, tetapi juga dengan membuka peluang dan membangun jejaring.

"Peran pemerintah adalah membuka jalan, bukan menghalangi inisiatif masyarakat. Cara berpikir kita juga harus berubah. Dukungan pemerintah tidak selalu diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya program, tetapi dari seberapa banyak peluang yang berhasil dibuka bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menilai model seperti MASA perlu diperluas karena mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pelaku industri kreatif.

"Kalau hanya pameran, dampaknya sering berhenti ketika acaranya selesai. Tetapi ketika pemerintah mampu membuka akses dan membangun jejaring, manfaatnya akan terus berkembang jauh setelah kegiatan itu berakhir. Inilah cara pemerintah menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat," ungkap Muhaimin.

Penulis :
Ahmad Yusuf