
Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, telah mencapai 45 persen dari total lahan terdampak seluas 14 hektare pada hari ketujuh operasi penanganan darurat.
Operasi Gabungan Terus Diperkuat
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan progres pemadaman menunjukkan kemajuan signifikan sejak kebakaran pertama kali terjadi.
"Progres pemadaman mengalami kemajuan yang signifikan mencapai 45 persen dari total lahan terbakar seluas 14 hektare," ungkap Abdul Muhari.
Ia menjelaskan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat serta lintas kementerian dan lembaga terus bersinergi mengoptimalkan operasi pemadaman melalui kombinasi satgas darat dan satgas udara guna mempercepat lokalisasi bara api.
Sebanyak 300 personel gabungan diterjunkan ke lokasi yang terdiri atas unsur BPBD se-Tangerang Raya, BNPB, TNI, Polri, Satgas Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta relawan kebencanaan.
Helikopter dan Alat Berat Dikerahkan
Operasi pemadaman juga diperkuat dengan 19 unit mobil pemadam kebakaran, empat unit mobil tangki air, delapan unit ekskavator, dan delapan unit buldozer untuk mendukung penanganan di lapangan.
"Selain itu, taktik penanganan juga diperkuat dengan pengerahan tiga unit helikopter pengebom air atau water bombing untuk menyisir area yang sulit dijangkau, serta dua unit pesawat nirkabel/drone guna memonitor pergerakan sebaran api," kata Abdul Muhari.
BNPB memastikan operasi pemadaman terus dilakukan hingga seluruh titik api di TPA Jatiwaringin dapat dikendalikan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





