
Pantau - Anggota MPR RI dari kelompok DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tenggara Amirul Tamim menyatakan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Tenggara menjadi modal penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.
IPM Sultra Masuk Kategori Tinggi
Amirul mengatakan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan IPM Sulawesi Tenggara pada 2025 mencapai 74,25 dan telah masuk kategori tinggi.
"Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sulawesi Tenggara telah berada pada kategori tinggi. Pada 2025, IPM Sulawesi Tenggara mencapai 74,25 atau meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," katanya saat membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menurut Amirul, peningkatan IPM mencerminkan kemajuan masyarakat pada aspek kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak sehingga menjadi modal penting dalam menyongsong bonus demografi.
"Peningkatan kualitas SDM ini menjadi modal penting dalam menyongsong bonus demografi. Generasi muda adalah motor penggerak, navigator, sekaligus pilar utama dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Ia menilai kekayaan sumber daya alam Sulawesi Tenggara, seperti nikel, aspal, dan potensi wisata bahari Wakatobi, harus didukung pembangunan SDM agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
LCC Empat Pilar Jadi Wadah Penguatan Karakter
Amirul mengatakan generasi muda perlu membekali diri dengan kecerdasan, kreativitas, daya saing, dan mental yang tangguh untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga karakter, kepedulian sosial, kejujuran, semangat persatuan, dan komitmen membangun bangsa.
"Pelajari maknanya, pahami esensinya, dan jadikan nilai-nilai tersebut sebagai kompas moral dalam setiap langkah kehidupan," katanya.
LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 diikuti sembilan SMA dan MA serta dihadiri jajaran MPR RI, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, guru pendamping, dan para peserta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





