
Pantau - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membuka peluang kerja bagi lulusan SMA/SMK, khususnya dari keluarga prasejahtera, seiring dengan perluasan layanan dan program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.
PNM tidak hanya berfokus pada pembiayaan dan pemberdayaan pengusaha ultra mikro, tetapi juga menghadirkan kesempatan kerja bagi generasi muda di berbagai daerah.
Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan penciptaan lapangan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari misi pemberdayaan perusahaan.
Perluasan Layanan Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja
Kindaris mengungkapkan, "Melalui perluasan layanan dan pendampingan kepada jutaan nasabah, PNM turut menciptakan lapangan pekerjaan yang memberikan ruang bagi lulusan SMA/SMK untuk bertumbuh, berkarya, dan membangun masa depan."
Sejak menjadi bagian dari Danantara, PNM terus memperkuat kontribusinya dengan memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha ultra mikro sekaligus membuka kesempatan kerja yang lebih inklusif bagi generasi muda Indonesia.
Kindaris mengatakan, "Ketika usaha ultra mikro berkembang, kebutuhan tenaga kerja ikut meningkat. Peluang tersebut banyak diisi oleh lulusan SMA dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya memiliki akses kerja yang terbatas."
Ia menambahkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan PNM tidak hanya melahirkan pengusaha yang lebih mandiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan kesejahteraan di tingkat komunitas.
Pertumbuhan jumlah nasabah PNM turut mendorong peningkatan kebutuhan tenaga pendamping di lapangan.
Kondisi tersebut membuka peluang kerja bagi puluhan ribu lulusan SMA/SMK sederajat, terutama yang berasal dari keluarga prasejahtera.
Para lulusan yang bergabung di PNM tidak hanya memperoleh pekerjaan formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan mengembangkan kompetensi melalui berbagai pelatihan.
PNM juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk membangun jenjang karier serta menyediakan program beasiswa agar karyawan memiliki peluang melanjutkan pendidikan.
Kontribusi PNM dan Dampak bagi Ekonomi
Hingga saat ini, PNM telah menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia.
Sekitar 88 persen dari total tenaga kerja PNM merupakan perempuan.
Lebih dari 43 ribu tenaga kerja PNM merupakan lulusan SMA/SMK sederajat.
Kindaris mengatakan, "Melalui pendekatan tersebut, membuktikan dampak pembiayaan tidak berhenti pada bertambahnya modal usaha. Setiap usaha yang tumbuh mampu menggerakkan ekonomi keluarga, menciptakan kesempatan kerja baru, serta menghadirkan manfaat yang menjangkau masyarakat secara lebih luas."
Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menegaskan bahwa penguatan UMKM akan menciptakan efek berganda yang lebih luas.
Menurut Dony Oskaria, penguatan UMKM mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja di berbagai sektor, serta meningkatkan daya saing Indonesia.
Dony Oskaria mengatakan bahwa sebagai bagian dari ekosistem Danantara, PNM membuktikan perluasan akses pembiayaan dan pemberdayaan mampu menghadirkan manfaat yang jauh lebih luas.
Dony Oskaria mengatakan, “Mereka menjadi ujung tombak pendampingan bagi jutaan perempuan prasejahtera nasabah PNM Mekaar sekaligus berperan sebagai agen pemberdayaan ekonomi di tingkat komunitas.”
- Penulis :
- Arian Mesa





