
Pantau - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh aparatur negara agar segera berbenah dan membersihkan diri dari praktik korupsi sebelum tindakan penegakan hukum dilakukan.
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Prasetyo mengungkapkan, “Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan.”
Ia mengatakan Presiden Prabowo sejak awal memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi dan terus menekankan pentingnya pembenahan di seluruh jajaran pemerintahan.
Prasetyo mengungkapkan, “Bapak Presiden, sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan, terus menegaskan bahwa korupsi merupakan salah satu pekerjaan rumah terbesar bangsa ini.”
Menurutnya, berbagai tantangan dalam pemberantasan korupsi tidak boleh membuat seluruh elemen bangsa menyerah sehingga pemerintah terus mendorong perbaikan tata kelola, penguatan integritas, serta pembangunan pemerintahan yang bersih.
Ia mengungkapkan, “Namun demikian, apa pun tantangan yang kita hadapi, kita tidak boleh menyerah dan tidak boleh patah semangat. Kita harus terus memperbaiki tata kelola, memperkuat integritas, dan membangun pemerintahan yang bersih.”
Istana Hormati Proses Hukum Polri
Prasetyo juga menegaskan pemerintah menghormati setiap proses hukum yang dijalankan aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dalam upaya pemberantasan korupsi.
Ia mengungkapkan, “Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kepolisian. Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif.”
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang ditangani tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya melalui penggeledahan di 13 lokasi di Jakarta dan sekitarnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto sebelumnya mengungkapkan, “Ini bagian dari kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





