
Pantau - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat agar keberadaannya tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga menjadi pusat peradaban yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Masjid Diminta Aktif dengan Berbagai Kegiatan
Nasaruddin menyampaikan ajakan tersebut saat meresmikan Masjid Nurul Ittihad Kalukuang di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026).
"Masyarakat tidak hanya membangun masjid secara fisik, tetapi juga memakmurkannya melalui berbagai kegiatan ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat," katanya.
Menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan spiritual, pendidikan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan sehingga harus dihidupkan melalui aktivitas keagamaan yang berkelanjutan.
Ia menambahkan kemegahan bangunan masjid akan memiliki makna apabila diiringi tingginya partisipasi masyarakat dalam memakmurkan rumah ibadah.
Masjid juga diharapkan menjadi tempat yang menghadirkan kedamaian, mempererat persaudaraan, sekaligus membangun karakter generasi muda.
Peresmian Jadi Momentum Penguatan Peran Masjid
Peresmian Masjid Nurul Ittihad dihadiri tokoh agama, pemerintah daerah, pengurus masjid, dan masyarakat sebagai simbol komitmen bersama memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pemberdayaan umat.
Nasaruddin berharap Masjid Nurul Ittihad menjadi contoh rumah ibadah yang aktif menyelenggarakan kegiatan sosial, pendidikan keagamaan, dan pembinaan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Nurul Ittihad Kalukuang Prof Hasrullah mengapresiasi kehadiran Menteri Agama dalam peresmian tersebut.
"Ini menjadi kehormatan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami, insya Allah, masjid ini menjadi pusat kegiatan umat," ungkapnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





