
Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Selatan memperkuat literasi statistik masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan data, konsultasi statistik, layanan metadata, dan rekomendasi statistik.
BPS Dorong Pemanfaatan Layanan Statistik Digital
Kepala BPS Jakarta Selatan Akhmad Fikri mengatakan pelayanan BPS tidak hanya berfokus pada penyediaan data, tetapi juga mendukung berbagai instansi dalam pelaksanaan survei dengan metodologi yang tepat.
"Pelayanan kami tidak hanya sebatas penyediaan data, tetapi juga konsultasi statistik, layanan metadata, dan rekomendasi statistik agar kegiatan survei yang dilakukan berbagai instansi memiliki metodologi yang tepat," ungkap Akhmad Fikri.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Standar Pelayanan Publik (SPP) pada Pelayanan Statistik Terpadu (PST) Tahun 2026 yang digelar secara daring.
Menurut Akhmad, kegiatan itu merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang mewajibkan setiap penyelenggara layanan publik menyusun dan menetapkan standar pelayanan.
Ia menjelaskan pelayanan BPS telah mengalami transformasi besar seiring perkembangan teknologi digital.
"Perkembangan pelayanan publik di BPS, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota, telah mengalami banyak perubahan mengikuti perkembangan zaman, terutama di era digital," katanya.
Saat ini seluruh publikasi resmi BPS dapat diakses dan diunduh secara gratis melalui situs web resmi tanpa masyarakat harus datang langsung ke perpustakaan BPS.
Literasi Statistik Terus Ditingkatkan
Selain menyediakan publikasi statistik, BPS Jakarta Selatan juga menghadirkan layanan tabel dinamis yang memungkinkan masyarakat memperoleh data berdasarkan variabel tertentu yang belum tersedia dalam publikasi rutin.
"Berbagai indikator makro yang diterbitkan secara berkala pun telah tersedia secara daring sehingga semakin memudahkan masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan," ujarnya.
Akhmad menambahkan BPS Jakarta Selatan juga menyediakan layanan konsultasi statistik, pendampingan metodologi, penyediaan metadata, serta rekomendasi statistik bagi instansi pemerintah maupun lembaga yang akan melaksanakan survei.
Ia menilai tingkat literasi statistik masyarakat semakin meningkat sehingga berbagai indikator yang diterbitkan BPS dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
"Melalui sosialisasi tersebut, BPS berharap pemahaman mengenai pentingnya statistik terus meningkat, khususnya di kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah, dan para pemangku kepentingan lainnya," katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Komunikasi Informasi Publik Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Jakarta Selatan Erwin Lobo mengatakan data statistik yang akurat menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan, penelitian akademis, penyusunan strategi bisnis, hingga perumusan kebijakan publik.
"Adanya akses data yang kini semakin mudah di era digital, kami berharap seluruh unsur masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan dan data yang disediakan BPS secara optimal," ungkap Erwin.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





