
Pantau - Pemerintah Provinsi Papua mengajak seluruh orang tua memperkuat pola pengasuhan (parenting) dan membangun komunikasi yang baik dengan anak sebagai upaya mencegah kekerasan di lingkungan keluarga.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Papua Selvina Y. Imbiri mengatakan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak sekaligus memberikan rasa aman, perlindungan, serta pemenuhan hak-hak anak.
Pengasuhan Jadi Fondasi Perlindungan Anak
Menurut Selvina, pola pengasuhan yang baik menjadi fondasi penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan maupun persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan anak.
“Parenting sangat penting. Orang tua harus kembali membangun komunikasi yang baik dengan anak, menjaga lingkungan keluarga, serta memastikan setiap anak memperoleh perlindungan,” ujarnya.
Ia menegaskan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan seluruh elemen masyarakat.
Selvina mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi anak di lingkungan masing-masing.
Masyarakat Diminta Segera Laporkan Dugaan Kekerasan
“Kami terus mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada aparat penegak hukum atau lembaga layanan perlindungan anak apabila menemukan indikasi kekerasan dalam rumah tangga maupun kekerasan terhadap anak agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia menambahkan sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.
“Kami terus berkomitmen memperkuat perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program edukasi, pendampingan, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan hak dan perlindungan anak,” ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





