HOME  ⁄  Nasional

Wapres Gibran Tinjau RSUD Raden Mattaher Jambi, Soroti Penguatan Dokter Spesialis dan Peralatan Medis

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Wapres Gibran Tinjau RSUD Raden Mattaher Jambi, Soroti Penguatan Dokter Spesialis dan Peralatan Medis
Foto: Foto: Wapres Gibran Rakabuming (kiri) berdialog dengan pasien saat meninjau RSUD Raden Mattaher, Jambi, Kamis (16/7/2026). (Sumber: BPMI Sekretariat Wapres.)

Pantau - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Jambi, untuk memastikan penguatan layanan kesehatan, terutama terkait ketersediaan dokter spesialis dan peralatan medis yang memadai.

Peninjauan tersebut dilakukan pada Kamis (16/7/2026) sebagaimana disampaikan dalam keterangan Sekretariat Wapres.

Wapres Tinjau Fasilitas dan Bahas Penguatan Layanan

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher serta berdialog dengan manajemen rumah sakit mengenai upaya penguatan layanan di rumah sakit rujukan tingkat provinsi tersebut.

Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Iwan Hendrawan memaparkan kondisi pelayanan rumah sakit beserta sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat.

Menurut Iwan, Wapres merespons paparan tersebut secara positif dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit.

"Prinsipnya Pak Wapres untuk layanan apalagi kita rumah sakit rujukan provinsi, dia akan bantu," ujar Iwan Hendrawan.

Iwan menjelaskan kebutuhan utama rumah sakit saat ini meliputi penambahan tenaga dokter spesialis serta percepatan pembaruan perangkat Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang telah digunakan sejak 2014.

Pasien Harapkan Peralatan Radioterapi Segera Berfungsi

Di sela peninjauan, Wapres juga menyapa para pasien dan keluarga yang sedang mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan.

Salah satu warga yang ditemui, Mariana, mengatakan ayahnya sedang menjalani pengobatan kanker paru stadium 4.

Mariana menyampaikan layanan radioterapi di RSUD Raden Mattaher belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena peralatannya masih mengalami kendala.

"Satu tahun yang lalu kami sudah sinar di Palembang, radiasi karena di sini belum ada waktu itu. Sekarang sudah ada, tapi alatnya belum bisa dipakai karena katanya ada kerusakan," kata Mariana.

Mariana berharap kendala pada alat radioterapi segera ditangani agar masyarakat tidak perlu dirujuk ke daerah lain.

"Katanya mau diusahakan. Mudah-mudahan alatnya segera dibagusin atau dirujukkan," tutur Mariana menceritakan perbincangannya dengan Wapres.

Melalui peninjauan tersebut, pemerintah terus berupaya memperkuat kapasitas rumah sakit rujukan di berbagai daerah agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin berkualitas, lebih merata, dan lebih mudah diakses.

Penulis :
Leon Weldrick