HOME  ⁄  Nasional

Karantina Bengkulu Mengawal Ekspor 22 Ton Kolang-Kaling ke Vietnam

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Karantina Bengkulu Mengawal Ekspor 22 Ton Kolang-Kaling ke Vietnam
Foto: Karantina Bengkulu mengawal ekspor 22 ton kolang-kaling asal Provinsi Bengkulu menuju Vietnam setelah komoditas tersebut memenuhi persyaratan karantina dan kesehatan tumbuhan sesuai ketentuan negara tujuan.

Pantau - Karantina Bengkulu mengawal ekspor 22 ton kolang-kaling asal Provinsi Bengkulu menuju Vietnam setelah komoditas tersebut memenuhi persyaratan karantina dan kesehatan tumbuhan sesuai ketentuan negara tujuan.

Kepala Karantina Bengkulu Betty Fajarwati mengatakan, "Karantina Bengkulu selalu siap mendampingi pelaku usaha dan eksportir dalam setiap tahapan ekspor, mulai dari pemenuhan persyaratan karantina hingga penerbitan sertifikat kesehatan. Dengan demikian, komoditas pertanian asal Bengkulu memiliki jaminan mutu dan keamanan sehingga dapat diterima dengan baik di negara tujuan ekspor."

Sebanyak 22.000 kilogram kolang-kaling diberangkatkan dari Bengkulu dan selanjutnya dikapalkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Vietnam.

Komoditas Telah Memenuhi Persyaratan Karantina

Sebelum diberangkatkan, kolang-kaling tersebut telah menjalani serangkaian tindakan karantina dan dinyatakan sehat, aman, serta memenuhi persyaratan Phytosanitary Certificate sesuai ketentuan negara tujuan.

Betty menyebut ekspor tersebut menjadi salah satu bukti meningkatnya peluang pasar bagi komoditas unggulan Bengkulu di pasar internasional.

Menurutnya, Karantina Bengkulu berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan sesuai standar internasional untuk memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah di pasar global.

Ekspor Diharapkan Terus Meningkat

Betty mengatakan, "Ekspor kolang-kaling ini diharapkan dapat terus berlanjut dan volumenya semakin meningkat, dengan kualitas produk yang semakin baik tentunya. Pohon aren sebagai penghasil kolang-kaling ini tumbuh baik di Bengkulu, khususnya di Kabupaten Rejang Lebong, dan menjadikannya sebagai salah satu daerah penghasil kolang-kaling di Indonesia."

Selain kolang-kaling, Bengkulu juga memiliki berbagai komoditas pertanian berpotensi ekspor seperti kopi, pinang, kelapa, karet, kakao, serta hasil perkebunan dan hortikultura lainnya yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis :
Gerry Eka