
Pantau - Sebanyak empat petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerima penghargaan setelah berhasil menggagalkan aksi penjambretan dengan senjata tajam saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesigapan empat petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan dan Unit Pengelola Parkir dalam menyelamatkan seorang lansia beserta cucunya dari aksi penjambretan.
“Pada pagi hari ini, kami datang ke sini juga khusus untuk memberikan apresiasi kepada para petugas Suku Dinas Jakarta Selatan dan UP (Unit Pengelola) Parkir yang telah menyelamatkan masyarakat, yaitu lansia beserta cucunya dari penjambretan pada saat Car Free Day (HBKB) kemarin,” ungkap Budi di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Senin.
“Kita tidak hanya mengatur lalu lintas di jalan, namun juga bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan di jalan. Oleh karenanya, kita tidak hanya cepat sigap dalam bekerja, namun juga cepat dan sigap dalam kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.
Budi menegaskan Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mengupayakan penyediaan rompi antitusuk bagi petugas lapangan untuk mendukung keselamatan saat bertugas.
“Kepercayaan masyarakat tidak hanya dinilai dari pembangunan-pembangunan infrastruktur yang besar, yang saat ini kita lakukan, namun juga kepercayaan itu timbul dari kegiatan aksi-aksi kita di masyarakat,” katanya.
Salah seorang penerima penghargaan, Muhammad Nahrowi, mengatakan peristiwa bermula ketika petugas mendengar teriakan warga yang menjadi korban penjambretan saat mengamankan jalannya HBKB pada Minggu (19/7).
“Ketika kami sedang bertugas, tiba-tiba ada warga berteriak 'jambret'. Pelaku kemudian berlari mengarah ke posisi kami. Saat itu, kebetulan ada kendaraan yang hendak melintas sehingga pelaku sempat panik dan terjatuh. Kami bersama warga langsung mengamankan pelaku,” ungkap Nahrowi.
Ia menjelaskan pelaku berjumlah dua orang, namun satu orang berhasil melarikan diri, sementara satu pelaku lainnya ditangkap di lokasi.
Petugas mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit, satu unit sepeda motor, serta tiga unit telepon genggam yang diduga hasil tindak kejahatan.
Korban yang merupakan seorang lansia bersama cucunya berhasil diselamatkan, sedangkan pelaku diserahkan ke Polsek Setiabudi untuk menjalani proses hukum.
Nahrowi menambahkan proses penangkapan berlangsung tanpa ada petugas yang mengalami luka meski pelaku membawa senjata tajam.
- Penulis :
- Aditya Yohan





