
Pantau - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperluas akses kerja lulusan vokasi ke sektor industri melalui penguatan sistem pendidikan ganda (dual system) yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Kemitraan Industri Diperkuat untuk Serap Lulusan Vokasi
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Doddy Rahadi mengatakan penguatan kemitraan dengan industri menjadi strategi utama untuk meningkatkan penyerapan lulusan vokasi agar siap masuk ke rantai pasok manufaktur.
Ia menjelaskan Kemenperin terus memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri melalui penguatan sistem pendidikan ganda yang mencakup pelatihan In-Company Trainer, penguatan Career Development Center, serta digitalisasi layanan vokasi.
Transformasi tersebut dilakukan untuk menyiapkan sumber daya manusia industri yang mampu menjawab kebutuhan manufaktur masa depan, termasuk digitalisasi, industri berbasis teknologi tinggi, ekonomi sirkular, dan industri hijau.
National DVET 2026 Perkuat Ekosistem Vokasi
Sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis, BPSDMI bersama Pemerintah Swiss dan Jerman menggelar ajang National Dual Vocational Education and Training (DVET) 2026 pada 21–23 Juli 2026.
Forum nasional tersebut menjadi wadah konsolidasi para pemangku kepentingan untuk memperkuat implementasi sistem pendidikan vokasi ganda, menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri modern, serta merumuskan kebijakan pengembangan SDM vokasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Doddy menegaskan, "Penguatan kemitraan dengan industri menjadi strategi utama untuk meningkatkan penyerapan lulusan vokasi agar mampu langsung masuk ke rantai pasok manufaktur."
Ia juga menekankan investasi pada keterampilan merupakan investasi terhadap manusia, dunia usaha, dan daya saing ekonomi nasional.
Selama tiga hari pelaksanaan, National DVET 2026 memfasilitasi pertukaran pengetahuan, praktik terbaik, dan jejaring pada lima isu strategis, yakni In-Company Trainer, Teaching Factory, Industrial Based Curriculum, Structured Internship, dan Green Jobs di kawasan industri berbasis lingkungan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





