HOME  ⁄  Nasional

Gibran Yakin Sudaryono Mampu Perbaiki Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Gibran Yakin Sudaryono Mampu Perbaiki Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Foto: Arsip. Wapres Gibran Rakabuming saat meninjau SDN 016 Serusa Parit Aman, Rokan Hilir, Riau pada Jumat 17/7/2026 (sumber: BPMI Sekretariat Wapres)

Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyatakan pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) akan memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih baik, transparan, tepat sasaran, serta memperluas fokus pelaksanaan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Gibran menyampaikan ucapan selamat kepada Sudaryono yang dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara pada sore hari setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Gibran menilai pengalaman Sudaryono mengawal ketahanan pangan selama menjadi Wakil Menteri Pertanian menjadi modal penting dalam memimpin BGN.

Ia mengungkapkan, "Selamat bekerja kepada Bapak Sudaryono yang telah dilantik sebagai Kepala BGN. Saya percaya dengan pengalaman Pak Sudaryono sebagai Wamentan yang mengawal ketahanan pangan, serta didukung komitmen kuat jajaran BGN, program MBG bisa berjalan dengan tata kelola yang lebih baik, transparan, dan tepat sasaran."

Fokus Perbaikan Tata Kelola MBG

Gibran mengingatkan setiap rupiah yang digunakan dalam Program MBG harus dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan anggaran program tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi anak-anak Indonesia.

Gibran juga menyatakan dukungan penuh kepada jajaran BGN untuk memastikan penyaluran MBG berjalan tepat sasaran.

Ia mendorong agar pelaksanaan MBG memprioritaskan wilayah 3T dengan melibatkan UMKM, kantin sekolah, serta partisipasi orang tua siswa.

Ia mengatakan, "Saya mendukung penuh pelaksanaan MBG yang fokus di daerah 3T dengan melibatkan UMKM, kantin sekolah, dan orang tua siswa. Kita ingin MBG sebagai salah satu program prioritas Presiden, dapat berjalan dengan manajemen yang lebih rapi, terukur, dan terhindar dari praktik-praktik korupsi."

Nanik Mundur karena Alasan Kesehatan

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S. Deyang mengajukan pengunduran diri pada Rabu karena alasan kesehatan.

Melalui media sosial, Nanik menyampaikan dirinya akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Ia mengatakan, "Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN."

Pada hari yang sama, Istana mengumumkan Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru dan melantiknya di Istana Negara.

Gibran turut menyampaikan doa bagi Nanik agar segera pulih.

Ia mengungkapkan, “Saya juga mendoakan agar Ibu Nanik lekas sembuh dan pengobatannya berjalan lancar.”

Penulis :
Arian Mesa