HOME  ⁄  Nasional

Dua Jalan Tol di Pulau Jawa Disiapkan untuk Uji Coba Pendaratan Jet Tempur Saat Darurat

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Dua Jalan Tol di Pulau Jawa Disiapkan untuk Uji Coba Pendaratan Jet Tempur Saat Darurat
Foto: Jet tempur F-16 TNI AU menguji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematanag Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM228-KM231 (sumber: Hutama Karya)

Pantau - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan pemerintah menyiapkan dua ruas jalan tol di Pulau Jawa untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat, yakni Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) dan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan.

Dody menjelaskan langkah tersebut merupakan tindak lanjut setelah keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI AU di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Ia mengungkapkan, "Ada beberapa ruas jalan tol yang memang kita diamanatkan untuk bisa dipakai pendaratan jet tempur manakala dalam kondisi darurat."

Menurut Dody, setelah uji coba di Ruas Terpeka, Menteri Pertahanan meminta agar pengujian juga dilakukan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera lainnya.

Ruas yang sedang dipertimbangkan untuk uji coba berikutnya berada di Tol Sigli-Banda Aceh.

Dody mengatakan, "Terus kemudian Situbondo di (Tol) Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) itu sedang kita siapkan."

Sejumlah Ruas Tol Disiapkan

Pemerintah menyiapkan beberapa ruas jalan tol agar dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pendaratan jet tempur ketika terjadi keadaan darurat.

Dody menyampaikan apabila uji coba tersebut berhasil, hasilnya juga dapat meningkatkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) jalan tol.

Namun, tidak semua ruas jalan tol dapat dijadikan lokasi uji coba pendaratan jet tempur.

Salah satu kendala yang membuat sejumlah ruas tidak memenuhi persyaratan adalah keberadaan overpass di sepanjang jalan tol.

Infrastruktur Didorong Memiliki Fungsi Ganda

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai infrastruktur harus dirancang memiliki fungsi ganda.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY setelah keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI AU di JTTS Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

AHY menilai Indonesia sebagai negara maritim dengan wilayah yang luas perlu mengoptimalkan infrastruktur di setiap pulau dan daerah untuk mendukung pertahanan negara.

Ia menegaskan perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang menjadi kunci dalam menghadirkan infrastruktur yang memiliki berbagai fungsi, termasuk Jalan Tol Trans Sumatera.

Penulis :
Leon Weldrick