
Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengungkapkan bangunan SDN Kebayoran Lama 09 Pagi ambruk karena kondisi struktur yang telah menua sejak dibangun pada 1974 dan belum pernah mengalami pembaruan struktur utama.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan bangunan sekolah tersebut memang beberapa kali direnovasi, namun perbaikan yang dilakukan hanya pada bagian tertentu tanpa memperkuat struktur utama.
Ia mengatakan, "Penyebabnya tentu karena sekolah ini dibangun sejak tahun 1974. Kemudian sempat ada beberapa kali renovasi, tetapi tidak mengubah struktur. Oleh sebab itu, karena termakan oleh usia, maka ini yang kemudian ambruk."
Aktivitas Belajar Dipindahkan Demi Keselamatan
Syafrin menjelaskan kerusakan pada salah satu ruang kelas telah terdeteksi sejak 2024 sehingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memindahkan seluruh kegiatan belajar mengajar untuk menghindari risiko terhadap siswa.
Sejak akhir 2024, seluruh siswa SDN Kebayoran Lama 09 telah dipindahkan sementara ke SDN Kebayoran Lama 11.
Ia mengatakan, "Jika tetap ada pembelajaran di sekolah ini, kita tidak tahu anak-anak tiba-tiba masuk ke ruangan yang tadinya sudah rusak dan membahayakan keselamatan. Prinsip kami adalah bagaimana anak-anak didik tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar."
Syafrin menjelaskan proses pembangunan kembali membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan perencanaan teknis dan penyusunan desain secara menyeluruh.
Pembangunan Kembali Segera Direalisasikan
Syafrin memastikan pembangunan fisik kembali SDN Kebayoran Lama 09 akan segera dilaksanakan sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta setelah seluruh tahapan perencanaan selesai.
Ia menambahkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta terus mendata sekolah-sekolah tua di berbagai wilayah untuk dilakukan perbaikan secara bertahap.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi memastikan seluruh siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan aman selama proses persiapan pembangunan sekolah.
Ia mengatakan, "Selama proses persiapan pembangunan, kami memastikan anak-anak tetap dapat belajar dengan baik dan aman. Kami juga mengapresiasi perhatian dan masukan masyarakat. Kepedulian warga menjadi bagian penting bagi Pemprov DKI Jakarta untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.”
- Penulis :
- Aditya Yohan





