HOME  ⁄  Nasional

Hidayat Nur Wahid Mengajak Penerima PKH Optimistis dan Mandiri dengan Meneladani Kisah Keluarga Lamine Yamal

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Hidayat Nur Wahid Mengajak Penerima PKH Optimistis dan Mandiri dengan Meneladani Kisah Keluarga Lamine Yamal
Foto: (Sumber :Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, memberikan semangat kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan agar terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti program pemberdayaan, dan mampu graduasi menuju keluarga yang mandiri dan sejahtera..)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti program pemberdayaan, dan menjadi keluarga mandiri dengan meneladani semangat perjuangan keluarga pesepak bola Lamine Yamal dan Nico Williams saat melakukan Supervisi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2026).

HNW Dorong Penerima PKH Bangkit dan Mandiri

Hidayat Nur Wahid mengatakan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah karena berbagai program pemberdayaan telah disiapkan pemerintah untuk membantu keluarga keluar dari kemiskinan.

Ia mengungkapkan, “Kisah keluarga Lamine dan Nico mengajarkan bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menyerah. Justru para orang tua yang saat ini menghadapi keterbatasan ekonomi harus berupaya semaksimal mungkin agar anaknya keluar dari kondisi tersebut, dengan meningkatkan tingkat kesejahteraan hidup mereka, yang dalam konteks PKH disebut sebagai Graduasi. Kesuksesan tersebut pasti berdampak lintas generasi.”

Menurut Hidayat, Program Keluarga Harapan merupakan amanat Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mewajibkan negara mengembangkan sistem jaminan sosial dan memberdayakan masyarakat yang lemah serta tidak mampu.

Ia mengatakan para penerima manfaat perlu aktif mengikuti program P2K2 agar kapasitas, keterampilan, dan pola pikir produktif terus meningkat.

Ia mengungkapkan, “Maka sudah sangat seharusnya jika amanah ini dijaga dan disukseskan oleh para KPM PKH, salah satunya dengan aktif mengikuti P2K2 agar kapasitas keluarga terus meningkat, keterampilan meninggi, dan memiliki mindset positif dan produktif tentang tantangan kehidupan yang lagi dijalani. Apalagi Mensos juga sudah mengingatkan bahwa santunan ini sementara saja sementara berdaya itu selamanya.”

DPR Kawal Program Pemberdayaan Sosial

Hidayat menjelaskan pemerintah juga menyediakan berbagai program lanjutan bagi penerima PKH, antara lain Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), KIP Kuliah, dan Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Ia turut mengapresiasi para pendamping PKH yang dinilai berperan penting dalam pelaksanaan program perlindungan sosial di masyarakat.

Ia menegaskan, “Kami di Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal agar program-program perlindungan sosial bisa terus berkelanjutan dan tepat sasaran, serta mampu melahirkan keluarga yang mengatasi masalah ekonomi dan sosialnya, menjadi mandiri dan sejahtera.”

Penulis :
Aditya Yohan