HOME  ⁄  Nasional

Korps Marinir TNI AL Perkuat Pengamanan Perbatasan dan Kedaulatan Negara di Pulau Sebatik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Korps Marinir TNI AL Perkuat Pengamanan Perbatasan dan Kedaulatan Negara di Pulau Sebatik
Foto: (Sumber :Prajurit Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Mar Pam Puter XXX memeriksa patok perbatasan di pesisir Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.)

Pantau - Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melalui patroli rutin, pemeriksaan kapal, serta pengawasan jalur masuk dan keluar guna menjaga kedaulatan negara dan mencegah pelanggaran lintas batas.

Marinir Perketat Pengamanan Wilayah Perbatasan

Pulau Sebatik yang memiliki luas sekitar 452,2 kilometer persegi merupakan wilayah strategis karena terbagi antara Indonesia dan Malaysia, sehingga membutuhkan pengamanan secara berkelanjutan.

Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Satgasmar Pam Puter) XXX bertugas melakukan patroli di kawasan pesisir dan titik-titik rawan untuk mengantisipasi penyelundupan barang, perdagangan ilegal, serta berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kedaulatan Indonesia.

Dipimpin Komandan Satgasmar Pam Puter XXX Kapten Marinir Ahmad Rizwan, prajurit melaksanakan pemeriksaan kapal, patroli patok laut, dan patroli patok darat untuk memastikan keamanan wilayah perbatasan.

Sebanyak 144 patok menjadi penanda batas Indonesia dan Malaysia yang dijaga bersama oleh Marinir TNI AL, Yonkaf 13/SL TNI AD, serta satuan lainnya.

Pemeriksaan Ketat Cegah Pelanggaran Lintas Negara

Korps Marinir TNI AL menempatkan personel di sepanjang pesisir dan dermaga-dermaga kecil sebagai pintu masuk dan keluar wilayah perbatasan.

Setiap barang yang masuk diperiksa guna mengantisipasi penyelundupan barang terlarang, seperti narkotika dan minuman keras.

Petugas juga melakukan pemeriksaan identitas terhadap masyarakat yang datang maupun meninggalkan Pulau Sebatik melalui jalur laut.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencegah keluar masuknya warga secara ilegal antara Indonesia dan Malaysia.

Dengan karakteristik wilayah yang didominasi perairan, kemampuan mobilitas dan operasi amfibi Korps Marinir menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat kehadiran negara di kawasan perbatasan.

Penulis :
Aditya Yohan