HOME  ⁄  Nasional

LDNU PWNU Jawa Timur dan Unisma Menggelar Diklat Dai Gen Z 2026 untuk Mencetak Pendakwah Muda Moderat di Era Digital

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

LDNU PWNU Jawa Timur dan Unisma Menggelar Diklat Dai Gen Z 2026 untuk Mencetak Pendakwah Muda Moderat di Era Digital
Foto: Para narasumber Diklat Dai Gen Z 2026 bertema Mencetak Da'i Muda Inspiratif, Moderat, dan Adaptif di Era Digital yang digelar di kampus Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu 25/7/2026 (sumber: LDNU Jatim)

Pantau - Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PWNU Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Diklat Dai Gen Z 2026 untuk mencetak 200 kader dai muda yang moderat dan adaptif dalam menghadapi era digital melalui tema Mencetak Da'i Muda Inspiratif, Moderat, dan Adaptif di Era Digital.

Kegiatan tersebut diikuti 200 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa Unisma serta pelajar SMA/MA Ma'arif dari Malang Raya, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar.

Penguatan Kompetensi Dai Muda di Era Digital

Ketua LDNU PWNU Jawa Timur, Syukron Djazilan, mengatakan, "Dakwah di era digital membutuhkan kader-kader muda yang memiliki karakter kuat, sekaligus mampu memanfaatkan teknologi secara positif."

Ia menjelaskan perkembangan teknologi informasi membuat tantangan dakwah semakin kompleks sehingga dibutuhkan pendakwah muda yang memiliki kedalaman ilmu agama, mampu menyampaikan pesan Islam secara bijaksana, kreatif dalam berdakwah, serta relevan dengan karakter generasi digital.

Materi pelatihan memadukan pembelajaran keislaman, keterampilan komunikasi publik, dan pemanfaatan media digital sebagai instrumen dakwah.

Program diklat tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga workshop, mentoring, praktik penyusunan materi dakwah, serta pembinaan berkelanjutan bagi peserta.

Syukron Djazilan menegaskan, "Melalui Diklat Dai Gen Z ini, kami ingin melahirkan kader-kader dai yang berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu menjadi teladan masyarakat."

Kolaborasi Kampus dan Organisasi Keagamaan

Kegiatan ini memperoleh dukungan penuh dari Universitas Islam Malang sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam memperkuat peran kampus mencetak generasi unggul yang memiliki kompetensi akademik, kompetensi spiritual, dan jiwa kepemimpinan.

Rektor Unisma, Prof Junaidi, menyampaikan kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi keagamaan merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan zaman.

Prof Junaidi mengatakan, "Unisma meyakini bahwa pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kualitas moral dan spiritual generasi mudanya. Melalui sinergi bersama LDNU Jatim, kami berharap lahir dai-dai muda yang tidak hanya cakap berdakwah, tetapi juga mampu menjadi agen moderasi beragama, penggerak perubahan sosial, dan inspirasi bagi masyarakat di era digital."

Selain memperoleh materi dari narasumber yang kompeten, peserta juga mendapatkan sertifikat, modul pelatihan, kesempatan mengikuti pembinaan dai muda secara berkelanjutan, serta informasi mengenai berbagai program beasiswa Unisma bagi peserta tingkat SMA/MA.

Sekretaris LDNU Jawa Timur, Moch Khoirul Anwar, berharap Diklat Dai Gen Z mampu membangun jejaring kader dakwah muda, melahirkan pelopor penyebaran Islam rahmatan lil alamin, memperkuat semangat kebangsaan, menghadirkan dakwah yang menyejukkan, mengembangkan dakwah yang inklusif, serta menghasilkan dakwah yang responsif terhadap perkembangan era digital.

Penulis :
Leon Weldrick