HOME  ⁄  Nasional

Komisi VII DPR Dorong Penambahan Kuota KUR Ekraf untuk Perluas Akses Pembiayaan Pelaku Usaha Kreatif

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Komisi VII DPR Dorong Penambahan Kuota KUR Ekraf untuk Perluas Akses Pembiayaan Pelaku Usaha Kreatif
Foto: Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur di Kota Surabaya, Jumat (24/06/2026).

Pantau - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mendorong pemerintah menambah kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor ekonomi kreatif serta menyederhanakan mekanisme penyalurannya agar pelaku usaha kreatif lebih mudah memperoleh pembiayaan.

Pelaku Ekraf Dinilai Masih Sulit Mengakses Modal

Chusnunia mengatakan pelaku usaha ekonomi kreatif masih menghadapi kendala memperoleh pinjaman dari lembaga keuangan karena perbankan umumnya masih mensyaratkan agunan berupa aset fisik.

Ia mengungkapkan, "Tantangannya kalau usahanya tangible (berwujud), barangnya ada, ada gerobaknya, ada yang bisa disentuh untuk agunan, bank ada keyakinan. Nah persoalannya di sektor Ekraf, karena nggak bisa disentuh, karena dia itu kreativitas manusia."

Menurutnya, pendekatan tersebut tidak lagi sesuai dengan karakteristik industri ekonomi kreatif yang bertumpu pada ide, inovasi, karya digital, dan kekayaan intelektual sebagai aset utama.

Chusnunia menegaskan, "Kalau kita mainnya hanya yang tangible saja yang bisa didanai, ya selamanya Ekraf nggak akan bisa dapat pembiayaan. Padahal kalau mau lebih berprestasi, lebih kreatif lagi, lebih naik kelas, ya tentu harus diakseskan dengan pembiayaan."

DPR Minta Kuota KUR Ekraf Diperbesar

Komisi VII DPR mengapresiasi kehadiran program KUR khusus sektor ekonomi kreatif yang mulai berjalan pada tahun ini.

Namun, Chusnunia menilai kapasitas program tersebut masih perlu diperkuat agar mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha di berbagai daerah.

Ia mengatakan, "Ada KUR Ekraf tahun ini, bersyukurnya. Tapi kalau bisa, kita dorong angkanya harus ditambah, dan teknisnya harus dipermudah khusus untuk Ekraf."

Komisi VII DPR menegaskan akan terus mendorong kementerian terkait memperkuat kebijakan pembiayaan bagi sektor ekonomi kreatif agar potensi industri tersebut berkembang lebih optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Penulis :
Gerry Eka