
Pantau - Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru'yat mendorong pemerintah segera menyusun langkah strategis untuk mengatasi kekurangan dokter, memperbaiki pemerataan tenaga medis hingga daerah terpencil, serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan di Indonesia.
DPR Soroti Kekurangan Dokter dan Distribusi Tenaga Medis
Achmad Ru'yat menyampaikan Indonesia masih mengalami kekurangan sekitar 120 ribu dokter dari kebutuhan nasional yang diperkirakan mencapai 544 ribu dokter.
Ia meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyusun strategi untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter sekaligus memperbaiki sistem distribusinya.
Achmad mengatakan, "Dokter-dokter yang bekerja di wilayah perbatasan, kepulauan, dan daerah terpencil perlu mendapatkan nilai tambah dalam jenjang karier mereka. Jangan sampai para dokter hanya menumpuk dan lebih memilih bekerja di perkotaan."
Ia juga menyoroti meninggalnya tiga dokter peserta program internsip dalam waktu yang berdekatan sebagai pengingat bahwa beban kerja tenaga kesehatan perlu mendapat perhatian serius.
Achmad mengungkapkan, "Meninggalnya tiga dokter internsip dalam waktu yang relatif singkat menunjukkan beratnya beban kerja yang mereka hadapi. Karena itu, perlu ada penyesuaian dan peningkatan kesejahteraan bagi tenaga kesehatan."
Minta Beban Administratif Tenaga Kesehatan Dikurangi
Achmad menilai tenaga kesehatan di puskesmas masih dibebani pekerjaan administratif yang mengurangi waktu pelayanan kepada pasien.
Ia menyebut regulasi sektor kesehatan pada dasarnya sudah memadai sehingga tantangan utama saat ini adalah implementasi kebijakan oleh kementerian dan lembaga terkait, termasuk dukungan anggaran.
Achmad menegaskan, "Regulasinya sebenarnya sudah cukup lengkap. Yang diperlukan sekarang adalah tindak lanjut dari kementerian terkait. Kami masih menemukan tenaga kesehatan di puskesmas dibebani pekerjaan administratif yang cukup besar. KemenPAN-RB perlu memiliki strategi agar tenaga medis dapat lebih fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat daripada disibukkan dengan penyusunan laporan."
Ia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan sistem kesehatan nasional.
- Penulis :
- Gerry Eka





