
Pantau - Polda Metro Jaya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam dua perkara yang memicu bentrokan di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7), yakni kasus perusakan gerobak pedagang dan pengeroyokan yang menewaskan satu orang.
Ketujuh tersangka terdiri atas empat orang dalam perkara perusakan gerobak pedagang dan tiga orang dalam perkara pengeroyokan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
Tujuh Tersangka Diamankan
"Untuk perkara perusakan gerobak makanan pedagang, sudah ditetapkan empat orang tersangka berdasarkan keterangan delapan saksi, termasuk petunjuk dari CCTV dan alat bukti lainnya," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto kepada awak media di Jakarta, Senin.
Budi menjelaskan empat tersangka dalam perkara perusakan gerobak nasi uduk masing-masing berinisial GNA, AJL, FAM, dan ELL.
"Perkara kedua, terjadinya pengeroyokan mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, sudah dilakukan pemeriksaan delapan saksi dan ditetapkan tiga orang tersangka. Saat ini sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujarnya.
Ketiga tersangka dalam perkara pengeroyokan tersebut berinisial SK, AS, dan OR.
Penyidikan Masih Berlanjut
Budi mengatakan penyidikan kedua perkara dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat melalui mekanisme joint investigation.
Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
"Kami minta beri ruang kepada teman-teman penyidik agar perkara ini dapat ditangani secara profesional," katanya.
Polisi menyebut bentrokan bermula ketika dua pengendara sepeda motor menggeber kendaraannya di depan pedagang nasi uduk di depan Masjid Jami Matraman hingga ditegur warga.
Kedua pengendara itu kemudian meninggalkan lokasi, namun kembali bersama sekitar lima rekannya dan diduga merusak gerobak pedagang serta menganiaya warga.
Peristiwa tersebut memicu bentrokan yang meluas ke kawasan Jalan Tambak dengan aksi saling lempar batu dan benda lainnya hingga menyebabkan bangunan serta sejumlah kendaraan terbakar.
Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
- Penulis :
- Aditya Yohan



