
Pantau - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik pamong praja muda angkatan ke-33 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, sebagai aparatur negara yang akan mengabdi kepada masyarakat dan mendukung pelaksanaan pembangunan nasional.
Presiden Prabowo mengungkapkan, "Hari ini saudara telah memilih sebuah jalan hidup yang mulia, jalan hidup untuk mengabdi kepada rakyat, kepada bangsa, dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia."
Ia menegaskan pengabdian sebagai aparatur negara merupakan jalan yang penuh tantangan dan memerlukan pengorbanan jiwa serta raga.
Presiden Tekankan Birokrasi yang Melayani Rakyat
Prabowo menyampaikan kehormatan seorang aparatur negara tidak ditentukan oleh jabatan atau pangkat, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan birokrasi yang bekerja secara jujur, disiplin, bersih, bebas dari korupsi, serta berani mengambil keputusan di lapangan.
Presiden mengungkapkan, "Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat kita tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya."
Pamong Praja Muda Disiapkan Dukung Pembangunan Nasional
Sebelum dilantik, para pamong praja muda angkatan ke-33 telah menjalani penugasan selama satu bulan untuk membantu penanggulangan bencana alam di Provinsi Aceh.
Presiden menyatakan para pamong praja muda akan menjadi penggerak utama birokrasi pemerintahan yang menentukan keberhasilan berbagai program pembangunan nasional pada masa mendatang.
Ia juga meminta para aparatur baru memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, serta seluruh elemen masyarakat di wilayah penugasan masing-masing.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



