
Pantau - Pemerintah mempercepat sinkronisasi data lintas kementerian dan lembaga melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) lebih akurat, cepat, dan tepat sasaran.
Portal Perlinsos Integrasikan Data Lintas Kementerian
Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kementerian Komunikasi dan Digital Aris Kurniawan mengatakan Portal Perlinsos Digital memanfaatkan keterhubungan data lintas kementerian dan lembaga sehingga penentuan penerima bantuan tidak lagi bergantung pada satu sumber data.
Ia mengatakan, “Tujuannya sederhana, yaitu memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Dengan data yang semakin terintegrasi, potensi salah sasaran bisa terus ditekan.”
Aris menjelaskan informasi kependudukan, status pekerjaan, kepemilikan aset, hingga penggunaan listrik dapat diverifikasi secara otomatis untuk menghasilkan data penerima yang lebih akurat.
Kemajuan implementasi sistem tersebut ditinjau Badan Komunikasi Pemerintah bersama Kemkomdigi saat mengunjungi lokasi uji coba Portal Perlinsos Digital di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Selasa (28/7).
Kemkomdigi menyediakan Pusat Data Nasional (PDN) dan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) sebagai infrastruktur yang memungkinkan pertukaran data antarkementerian dan lembaga berlangsung secara aman dan real-time.
Uji Coba Berjalan di 43 Daerah
Aris menyebut sinkronisasi data membuat proses verifikasi calon penerima bantuan menjadi lebih cepat dan objektif, mengurangi potensi data ganda, serta memudahkan identifikasi warga yang mengalami perubahan kondisi ekonomi.
Pemerintah juga tetap membuka mekanisme sanggah bagi masyarakat apabila ditemukan ketidaksesuaian data.
Seluruh pertukaran data dilakukan berdasarkan persetujuan masyarakat sesuai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi dan dilindungi teknologi enkripsi melalui layanan Cryptography as a Service milik Badan Siber dan Sandi Negara.
Hingga kini, uji coba Portal Perlinsos Digital telah dilaksanakan di 43 kabupaten dan kota, dengan Surabaya mencatat capaian pendataan tertinggi sebesar 99,82 persen.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan, “Yang sedang dibangun pemerintah bukan hanya sistem digital, tetapi kepercayaan publik. Ketika data semakin akurat, bantuan bisa lebih tepat sasaran, pelayanan menjadi lebih cepat, dan masyarakat memperoleh haknya dengan lebih adil.”
Pemerintah berharap interoperabilitas data melalui Portal Perlinsos Digital dapat menjadi fondasi bagi pengembangan layanan publik digital yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan



