HOME  ⁄  Nasional

Kemenperin Perkuat Pengembangan IKM di Kawasan Transmigrasi Melalui Wirausaha Baru Berbasis Potensi Daerah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenperin Perkuat Pengembangan IKM di Kawasan Transmigrasi Melalui Wirausaha Baru Berbasis Potensi Daerah
Foto: (Sumber :Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (ANTARA/HO-Kemenperin).)

Pantau - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di kawasan transmigrasi melalui program penumbuhan wirausaha baru industri berbasis potensi unggulan daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program Dorong Wirausaha Baru di Kawasan Transmigrasi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengembangan wirausaha baru industri menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Agus Gumiwang mengungkapkan, "Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah menghadirkan pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas masyarakat, kami ingin melahirkan pelaku industri baru yang mampu mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai tambah serta menciptakan lapangan kerja di wilayahnya."

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Wirausaha Baru Industri Pangan Olahan Ikan di Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, yang berlangsung pada 27–30 Juli 2026.

Program itu merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem serta hasil sinergi antara Kemenperin dan Kementerian Transmigrasi.

Agus Gumiwang mengatakan, "Kami berharap para peserta tidak hanya mampu memulai usaha, tetapi juga mengembangkannya menjadi unit bisnis yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan lokal sekaligus memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat."

Penguatan Ekosistem Industri dan Kapasitas IKM

Agus Gumiwang mengungkapkan, "IKM memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pengentasan kemiskinan. Karena itu, penguatan kapasitas IKM menjadi langkah penting agar mampu tumbuh secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan."

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengatakan pengembangan IKM di kawasan transmigrasi mencakup pertukaran data dan informasi, penumbuhan wirausaha baru, penerapan teknologi industri untuk hilirisasi produk unggulan, penyediaan mesin dan peralatan, pembinaan standar mutu, penguatan kelembagaan sentra IKM, serta promosi produk unggulan daerah.

Reni Yanita mengungkapkan, "Rencana kerja ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem industri nasional yang inklusif, produktif, dan berdaya saing melalui pengembangan kawasan transmigrasi."

Sekretaris Ditjen IKMA Yedi Sabaryadi mengatakan kegiatan tersebut diikuti 25 calon wirausaha baru yang mayoritas berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan desil 1 hingga 4 di Kawasan Transmigrasi Barelang.

Yedi Sabaryadi mengatakan, "Kami berharap para peserta semakin termotivasi untuk membangun usaha berbasis potensi perikanan lokal sehingga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas daerah sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi."

Penulis :
Aditya Yohan