HOME  ⁄  Nasional

Komisi IV DPR Dorong BNPB Pimpin Pemetaan Risiko El Nino untuk Perkuat Mitigasi Bencana

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi IV DPR Dorong BNPB Pimpin Pemetaan Risiko El Nino untuk Perkuat Mitigasi Bencana
Foto: (Sumber :Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. Foto: Arifman/Karisma.)

Pantau - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman meminta pemerintah menugaskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoordinasikan pemetaan ancaman dan potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi bersamaan dengan musim kemarau 2026 agar langkah mitigasi lebih tepat sasaran.

BNPB Dinilai Perlu Koordinasikan Pendataan

Alex menyampaikan usulan tersebut sebagai respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pemerintah untuk menyiapkan langkah menghadapi musim kemarau yang diperkirakan beriringan dengan fenomena El Nino.

Ia mengatakan, "Data yang akurat, akan memudahkan penyusunan rencana antisipasi secara lebih komprehensif. Juga akan memudahkan DPR melakukan pengawasan dan evaluasi."

Menurut Alex, setiap daerah memiliki karakteristik ancaman yang berbeda sehingga diperlukan data yang komprehensif untuk menyusun kebijakan mitigasi secara terukur.

Ia mengungkapkan, "Potensi masalah yang akan dihadapi di setiap daerah akan berbeda satu sama lain sesuai karakteristiknya masing-masing. Karenanya, kemampuan BNPB mengorkestrasi pengumpulan data akan menghasilkan langkah antisipasi secara lebih akurat, terukur, dan tepat sasaran."

Soroti Karhutla dan Perlindungan Sektor Pertanian

Alex juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan yang hampir setiap tahun terjadi di sejumlah provinsi, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Ia menegaskan, "Kementerian Kehutanan sebagai leading sector, tak boleh membiarkan kejadian ini seperti kita merayakan ulang tahun."

Menurutnya, upaya mitigasi harus disusun secara lebih menyeluruh, termasuk memperhatikan keselamatan petugas yang bertugas di lapangan.

Ia mengatakan, "Sepantasnya, kita merancang rencana lebih komprehensif sehingga bisa menutup celah munculnya korban jiwa."

Selain itu, Alex meminta Kementerian Pertanian melibatkan pemerintah daerah dalam menyusun langkah antisipasi sesuai karakteristik wilayah, termasuk memanfaatkan kearifan lokal untuk menjaga ketersediaan air dan melindungi sektor pertanian.

Ia menambahkan, "Di antara kearifan lokal yang diharapkan itu, tentang upaya menjaga ketersediaan air dan melindungi sektor pertanian dalam kerangka mempertahankan swasembada beras."

Penulis :
Ahmad Yusuf