HOME  ⁄  Nasional

Presiden Prabowo Siapkan Lomba Kota Terbersih Berhadiah Insentif hingga Rp20 Miliar

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Presiden Prabowo Siapkan Lomba Kota Terbersih Berhadiah Insentif hingga Rp20 Miliar
Foto: Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato pada Akad Akad Massal 62 ribu unit KPR Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis 30/7/2026 (sumber: YouTube/Sekretariat Presiden)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto berencana menggelar lomba kota terbersih dengan insentif anggaran hingga Rp20 miliar untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, sebagaimana diumumkan saat Akad Massal 62 ribu unit KPR Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026.

Insentif Anggaran untuk Daerah Terbaik

Presiden mengatakan pemerintah akan memberikan insentif berupa anggaran kepada daerah pemenang, bukan sekadar penghargaan simbolis.

Ia mengungkapkan, "Kita bikin lomba, kota tebersih, kota tebersih 1, 2, 3, 4, 5. Perlu enggak kota terjorok? Yang penting kota tebersih, kita kasih nanti insentif. Kota tebersih kita kasih kalau bisa Rp20 miliar, lima kota tebersih Rp20 miliar. Lima kota di bawahnya Rp10 miliar, dan sebagainya."

Lima kota terbaik direncanakan memperoleh hadiah masing-masing Rp20 miliar.

Lima kota pada peringkat berikutnya direncanakan memperoleh hadiah masing-masing Rp10 miliar.

Presiden menilai pemberian insentif anggaran akan memberikan motivasi yang lebih besar kepada pemerintah daerah dibandingkan hanya memberikan piala kepada daerah yang berprestasi.

Kepala Daerah Diminta Aktif Mengawasi Kebersihan

Presiden menegaskan seluruh elemen pemerintah harus memiliki tekad mewujudkan kota, sungai, dan saluran air yang bersih.

Prabowo meminta gubernur, bupati, wali kota, serta jajaran TNI dan Polri aktif turun langsung memantau kondisi lingkungan setiap hari.

Kepala daerah diminta tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi rutin berkeliling untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Kepala daerah juga diminta menegur warga yang mengabaikan kebersihan lingkungan maupun pelaku usaha yang tidak menjaga kebersihan.

Prabowo menegaskan, "Kalau ada rumah yang tidak dirawat, tegur yang punya, lihat di depan rumahnya jorok, tegur. Toko yang tidak mau jaga kebersihan, tegur, berkali-kali ditegur tidak mau, ya sudah, panggil tim gabungan, Kejaksaan sama Polri gabung."

Sampah Disebut Menyangkut Martabat Bangsa

Presiden menekankan persoalan sampah bukan hanya masalah kebersihan, tetapi juga menyangkut martabat bangsa.

Prabowo mengajak seluruh lapisan masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan secara rutin.

Unsur masyarakat yang diajak terlibat meliputi ketua RT, ketua RW, pengurus koperasi, pengurus masjid, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta direksi BUMN.

Menurut Presiden, keterlibatan seluruh unsur masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memperkuat budaya disiplin dan kepedulian terhadap kebersihan di seluruh Indonesia.

Penulis :
Shila Glorya