HOME  ⁄  Nasional

TNI Kirim Dua Ton Bahan Pokok untuk Warga Tiga Distrik di Kabupaten Puncak yang Dilanda Krisis Pangan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

TNI Kirim Dua Ton Bahan Pokok untuk Warga Tiga Distrik di Kabupaten Puncak yang Dilanda Krisis Pangan
Foto: (Sumber :Prajurit Koops TNI Habema mengangkut bahan pokok ke dalam pesawat caravan di Bandara Mozes Kilangin Timika untuk dikirim ke tiga distrik di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (31/7/2026). ANTARA/Handayani.)

Pantau - Koops TNI Habema mengirim dua ton bahan kebutuhan pokok dan bantuan kesehatan bagi warga di tiga distrik Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang mengalami krisis pangan akibat dampak fenomena El Nino.

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Bandara Mozes Kilangin Timika pada Jumat pagi menggunakan dua pesawat grand caravan dan dua helikopter menuju Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi.

"Kami Koops Habema menerima laporan dan informasi bahwa beberapa hari lalu telah terjadi krisis pangan dan air di tiga distrik di Kabupaten Puncak, (diduga) akibat fenomena alam El-nino," ungkap Komandan Satgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan.

Menurut Stefie, fenomena El Nino menyebabkan kekeringan di tiga distrik tersebut dengan suhu udara yang sempat turun hingga 9 derajat celsius bahkan mencapai 2 derajat celsius.

Kondisi tersebut mengakibatkan tanaman masyarakat seperti umbi-umbian dan sayur-mayur mengalami kerusakan sehingga memicu gagal panen.

"Laporan yang kami terima, kebun masyarakat di tiga distrik tersebut gagal panen sehingga terjadilah krisis pangan dan air," ujarnya.

Bantuan yang dikirim terdiri atas beras, mi instan, susu, biskuit bayi, gula, tepung terigu, serta berbagai bahan makanan lainnya.

Koops TNI Habema juga mengirim obat-obatan dan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan warga di wilayah terdampak.

Stefie berharap bantuan tersebut segera diterima masyarakat sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dalam beberapa waktu ke depan.

Pengiriman bantuan menghadapi sejumlah kendala, antara lain kondisi geografis yang sulit, cuaca yang kurang bersahabat, serta adanya ancaman dari kelompok separatis bersenjata OPM.

Penulis :
Ahmad Yusuf