HOME  ⁄  Nasional

BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah, Ribuan Hektare Lahan Terdampak

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah, Ribuan Hektare Lahan Terdampak
Foto: (Sumber :Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memberikan keterangan usai Rakor Kekeringan dan Integrasi Kajian Risiko Bencana (KRB) ke dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah di Mataram, Jumat (24/7/2026). ANTARA/Nur Imansyah. (1).)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah dilakukan secara maksimal melalui penguatan koordinasi lintas instansi untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran yang telah menghanguskan 3.069,52 hektare lahan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh kementerian, lembaga, TNI, Polri, dan pemerintah daerah bergerak secara terpadu sesuai tugas masing-masing.

Penanganan Diperkuat Hadapi Ancaman El Nino

Suharyanto mengungkapkan, "BNPB yang diamanatkan memegang komando saat tanggap dan siaga darurat turun langsung untuk memastikan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah berjalan optimal."

Ia menjelaskan Kalimantan Tengah menjadi salah satu wilayah prioritas karena sebagian besar areanya merupakan lahan gambut yang sangat rentan terbakar.

BNPB juga menyiapkan percepatan penanganan untuk mengantisipasi puncak fenomena El Nino yang diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Satgas Udara dan Modifikasi Cuaca Dioptimalkan

BNPB mengoptimalkan operasi gabungan melalui satuan tugas darat dan udara untuk mempercepat pemadaman titik api di wilayah terdampak.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan diperkuat dengan penambahan armada pesawat guna memaksimalkan pembentukan hujan buatan selama potensi awan hujan masih tersedia.

Saat ini Satgas Udara di Kalimantan Tengah didukung dua unit helikopter patroli, tiga unit helikopter waterbombing, serta satu unit pesawat caravan untuk OMC.

Titik rawan yang menjadi prioritas pemadaman berada di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kelurahan Kameloh Baru, Kota Palangka Raya.

Penanganan tersebut sejalan dengan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf