
Pantau - Kementerian Pertahanan resmi menutup pendidikan dan pelatihan (diklat) Bela Negara bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam upacara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat.
Upacara penutupan dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo yang bertindak sebagai pembina upacara.
Puluhan Ribu Peserta Selesaikan Pelatihan
Berdasarkan data Kementerian Pertahanan, sebanyak 33.758 anggota SPPI telah menyelesaikan diklat di seluruh Indonesia yang terdiri atas 28.626 calon manajer KDKMP dan 5.159 calon manajer KNMP.
Sebanyak 3.500 peserta mengikuti upacara penutupan yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma.
Tri Budi Utomo mengungkapkan, "Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini Jumat, tanggal 31 Juli 2026, pukul 08.22 Waktu Indonesia Barat, Pendidikan dan Pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, Koperasi Desa, Kelurahan Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026, secara resmi saya nyatakan ditutup."
Bekal Manajerial dan Bela Negara
Diklat Bela Negara berlangsung selama satu setengah bulan di berbagai fasilitas pelatihan milik TNI.
Selama mengikuti pelatihan, peserta menerima materi manajerial koperasi, kedisiplinan, cinta tanah air, dan bela negara.
Kementerian Pertahanan menyatakan materi tersebut diberikan agar para peserta memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme saat menjalankan tugas sebagai manajer Koperasi Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih.
- Penulis :
- Aditya Yohan



