
Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mempercepat penyelesaian pembangunan sekitar 230 gerai Koperasi Desa Merah Putih agar dapat segera beroperasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Kabupaten Bandung memiliki total 280 desa dan kelurahan yang menjadi sasaran keberadaan gerai Koperasi Desa Merah Putih.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan hingga saat ini baru sekitar 50 desa yang telah menyelesaikan pembangunan gerai koperasi tersebut.
“Koperasi Desa Merah Putih adalah salah satu program Asta Cita dalam rangka mengembalikan kembali semangat gotong royong dan saat ini sudah ada sekitar 50 gerai yang selesai dibangun,” ungkap Dadang.
Dengan sekitar 50 gerai yang telah selesai, masih terdapat sekitar 230 gerai yang perlu dituntaskan pembangunannya.
Pemkab Bandung Dorong Koordinasi Pemerintah Desa
Dadang meminta pemerintah desa segera melakukan koordinasi untuk mempercepat pembangunan gerai yang belum rampung.
Pemerintah desa juga diminta memanfaatkan potensi dukungan dari berbagai pihak untuk membantu penyelesaian fasilitas koperasi sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Menurut Dadang, percepatan pembangunan membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk mengidentifikasi kebutuhan serta bentuk dukungan yang diperlukan.
Dadang mencontohkan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Nagrak yang dinilainya sudah mampu berdikari meski pembangunan gerainya belum selesai.
“Di Desa Nagrak ini koperasinya sudah berdikari, tinggal gerainya yang belum,” ungkapnya.
Keberadaan gerai dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung operasional koperasi agar program tersebut tidak berhenti pada tahap pembentukan kelembagaan.
Gerai tersebut diharapkan menyediakan fasilitas yang memungkinkan kegiatan ekonomi masyarakat benar-benar dijalankan melalui koperasi.
Koperasi Diharapkan Perkuat Ekonomi dan Gotong Royong
Dadang menyebut Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu program Asta Cita yang diarahkan untuk mengembalikan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah berbagai kegiatan ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan potensi ekonomi di tingkat desa.
Dadang menekankan pemerintah harus hadir dengan kebijakan dan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Intinya, pemerintah harus hadir melalui kebijakan dan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Dadang.
Pemkab Bandung berharap sekitar 230 gerai Koperasi Desa Merah Putih yang belum rampung dapat diselesaikan secara bertahap sehingga seluruh koperasi memiliki sarana operasional yang memadai.
Dengan tersedianya sarana tersebut, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjalankan aktivitasnya dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
- Penulis :
- Arian Mesa




