
Pantau - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan akan ditugaskan sebagai manajer Koperasi Merah Putih selama dua tahun setelah menerima penugasan dari Badan Penyelenggara Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
SPPI Segera Ditempatkan di Koperasi
Sekretaris Jenderal Kemenhan Letjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan para lulusan SPPI akan menjalani masa penugasan dengan durasi sekitar dua tahun.
Ia mengatakan, "Mereka nanti akan ada penugasan waktu tertentu, paruh waktu tertentu itu kurang lebih selama dua tahun."
Tri menjelaskan penugasan tersebut akan diberikan setelah para SPPI memperoleh penempatan dari BP BUMN dan prosesnya akan dilakukan dalam waktu dekat.
Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota mengatakan para lulusan SPPI akan segera ditempatkan di koperasi yang telah beroperasi.
Ia mengungkapkan, "Jadi, teman-teman yang sudah selesai dilatih ini akan segera kita deploy ke tempat-tempat (koperasi) yang sudah bisa beroperasi. Penempatan dilakukan kurang lebih sekitar dua atau tiga minggu ke depan."
Puluhan Ribu Peserta Lulus Diklat Bela Negara
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 33.758 anggota SPPI telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan di berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut terdiri atas 28.626 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan 5.159 calon manajer Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Seluruh peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti Diklat Bela Negara selama satu setengah bulan di fasilitas pelatihan milik TNI.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi manajerial koperasi, kedisiplinan, cinta tanah air, dan bela negara untuk memperkuat jiwa nasionalisme serta patriotisme dalam menjalankan tugas sebagai manajer Koperasi Merah Putih.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



