HOME  ⁄  Nasional

Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Usut Tuntas Kematian Karumga Eks Jampidsus

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Usut Tuntas Kematian Karumga Eks Jampidsus
Foto: (Sumber :Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi. Foto : Dok/Andri.)

Pantau - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Bareskrim Polri mengusut tuntas penyebab meninggalnya Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), yang ditemukan meninggal dunia di halaman sebuah klinik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

DPR Minta Penyidikan Profesional dan Transparan

Habib Aboe mengatakan penyidikan perlu dilakukan secara mendalam karena kasus tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

"Saat ini banyak spekulasi liar yang berkembang di masyarakat terkait meninggalnya Saudara Sutrimo. Oleh karena itu, saya meminta Bareskrim Polri melakukan penyidikan secara mendalam, komprehensif, dan profesional agar diperoleh kesimpulan yang jelas mengenai penyebab kematiannya," ujarnya.

Menurutnya, setiap perkara yang menjadi perhatian publik harus ditangani berdasarkan fakta, alat bukti, hasil pemeriksaan forensik, dan proses penyidikan yang objektif.

"Penegakan hukum harus bertumpu pada fakta, alat bukti, hasil pemeriksaan forensik, serta proses penyidikan yang objektif. Dengan begitu, masyarakat memperoleh kepastian hukum dan tidak terus dibayangi berbagai dugaan yang belum tentu benar," katanya.

Minta Publik Hormati Proses Hukum

Habib Aboe meyakini Bareskrim Polri memiliki kapasitas dan profesionalisme untuk mengusut perkara tersebut hingga tuntas.

"Saya meyakini Bareskrim Polri memiliki kapasitas, pengalaman, dan profesionalisme untuk mengusut perkara ini secara tuntas. Berikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara independen sehingga hasil penyidikannya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Ia berharap hasil penyidikan segera memberikan kepastian mengenai penyebab kematian Sutrimo sehingga spekulasi yang berkembang di masyarakat dapat dihentikan dan kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum tetap terjaga.

Habib Aboe juga mengimbau seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum penyidik menyampaikan hasil resmi agar ruang publik tetap diisi informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penulis :
Ahmad Yusuf