HOME  ⁄  Nasional

Menbud Fadli Zon Tekankan Peran Fasilitas Kebudayaan untuk Perkuat Ekosistem Seni Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menbud Fadli Zon Tekankan Peran Fasilitas Kebudayaan untuk Perkuat Ekosistem Seni Nasional
Foto: (Sumber :Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka festival budaya bertajuk "Pusparagam Negeriku: Dari Jambi untuk Indonesia" di Taman Budaya Jambi, Jumat (31/7/2026). ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan..)

Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya keberadaan fasilitas kebudayaan seperti Taman Budaya Jambi dalam memperkuat ekosistem seni dan melahirkan seniman serta budayawan saat membuka festival budaya "Pusparagam Negeriku: Dari Jambi untuk Indonesia".

Taman Budaya Dinilai Jadi Ruang Tumbuh Seniman

Fadli Zon menyampaikan Taman Budaya memiliki peran strategis sebagai ruang ekspresi bagi seniman, budayawan, serta pegiat kebudayaan untuk mengembangkan karya dan memperkuat ekosistem seni.

“Seniman dan budayawan yang ada, banyak yang dilahirkan di Taman Budaya ini, karena Taman Budaya adalah satu 'afirmativ', salah satu platform atau tempat di mana masyarakat, seniman, budayawan, para pejuang dan penggerak kebudayaan bisa melakukan ekspresi budaya di sini,” ungkapnya.

Festival yang menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Menteri Kebudayaan di Jambi tersebut menampilkan berbagai pertunjukan seni tari, seni rupa, hingga kekayaan kuliner khas daerah.

Fadli Zon juga mendorong agar kearifan lokal Jambi berkembang menjadi motor ekonomi melalui penguatan Cultural and Creative Industry (CCI).

Menurutnya, pengembangan warisan budaya takbenda serta wastra tradisional seperti songket khas Jambi berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat hingga menembus pasar internasional.

Festival Budaya Dukung Ekonomi Masyarakat

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan festival budaya telah menjadi agenda rutin yang tidak hanya menjadi ruang pelestarian seni dan budaya, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Festival ini hampir setiap tahun diadakan. Selain itu, ada festival Batanghari, kemudian ada juga beberapa agenda yang seluruhnya menampilkan ragam budaya kita, termasuk para pelaku UMKM, sejarawan dan semua bagian yang selama ini telah mengabdikan diri di bidang seni,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan peresmian pameran seni rupa dan peninjauan bazar pangan lokal yang melibatkan komunitas budaya setempat.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Ketua Asosiasi Museum Indonesia Putu Supadma Rudana, Wali Kota Jambi Maulana, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Direktur Utama TMII Ratna Paramita, Direktur Operasi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Indung Purwita Jati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para budayawan, akademisi, serta jajaran Kementerian Kebudayaan.

Penulis :
Ahmad Yusuf