
Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong komunitas seni dan budaya di Jambi memanfaatkan Dana Indonesia Raya guna menjaga ekosistem kebudayaan tetap lestari serta memperluas ruang ekspresi seni dan ekonomi berbasis budaya.
Ajakan tersebut disampaikan Fadli Zon saat membuka kegiatan Pusparagam Negeriku di Taman Budaya Jambi, Jumat (31/7/2026) malam.
Dana Rp500 Miliar Disiapkan untuk Pelaku Budaya
Fadli Zon mengatakan Dana Indonesia Raya dapat dimanfaatkan oleh komunitas, seniman, budayawan, hingga sanggar budaya di seluruh Indonesia.
"Para komunitas, seniman, dan budayawan silahkan memanfaatkan Dana Indonesia Raya. Kami berharap kegiatan-kegiatan semacam ini terus hadir untuk menghidupkan warisan budaya kita," ungkap Fadli Zon.
Menbud memastikan penyaluran dana dilakukan secara inklusif, transparan, dan akuntabel dengan mekanisme seleksi yang mengedepankan kompetisi serta urgensi kebutuhan para pelaku seni.
Pada 2026, pemerintah mengalokasikan Dana Indonesia Raya sebesar Rp500 miliar untuk ribuan penerima manfaat yang mencakup individu, komunitas, dan lembaga kebudayaan melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Jambi Loloskan 85 Penerima Manfaat
Program Dana Indonesia Raya memiliki 11 kategori pemanfaatan, antara lain dukungan interaksi budaya, penguatan organisasi kebudayaan, pendayagunaan ruang publik, dokumentasi karya maestro, penciptaan karya kreatif inovatif, distribusi internasional, kajian objek pemajuan kebudayaan, sinema Indonesia, kewirausahaan budaya, restorasi artefak, serta warisan budaya berkelanjutan.
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jambi Yanto HM Manurung mengatakan Jambi berhasil meloloskan 85 penerima manfaat dari total 3.557 penerima bantuan di seluruh Indonesia.
"Dana tersebut ditujukan untuk mendukung pemajuan kebudayaan, baik bagi perorangan, kelompok, komunitas, maupun lembaga," ungkap Yanto.
Ia berharap dukungan pemerintah tersebut dapat mendorong seniman di Jambi terus berinovasi tanpa meninggalkan akar tradisi sehingga kekayaan budaya daerah semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



