
Pantau - Pameran seni rupa kontemporer ArtSubs kembali digelar untuk ketiga kalinya di Surabaya, Jawa Timur, mulai 19 September hingga 8 November 2026.
Pameran tersebut berlangsung di kompleks Balai Pemuda atau Alun-alun Surabaya sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem seni rupa di Jawa Timur dengan Surabaya sebagai pusat aktivitas.
Direktur Utama ArtSubs Rambat mengatakan pemilihan Surabaya sebagai pusat penyelenggaraan sejak awal bukan keputusan yang bersifat kebetulan.
"Menyelenggarakan ArtSubs di Kota Surabaya ini ibarat hendak menanam di padang pasir. Bagaimana caranya di tanah yang seperti itu bisa tumbuh tanam-tanaman. Kalau di Yogyakarta dan Jakarta sudah biasa," ucap Rambat di Surabaya, Kamis (17/9/2026).
ArtSubs Dorong Ekosistem Seni di Surabaya
Menurut Rambat, Surabaya selama ini belum menjadi kota tujuan utama ketika berbicara mengenai seni rupa, bahkan terdapat anggapan bahwa kota tersebut belum memiliki pasar atau publik yang cukup kuat untuk pameran berskala besar.
ArtSubs melihat Jawa Timur masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan sebagai ekosistem seni dengan Surabaya sebagai salah satu pusat aktivitasnya.
Tantangan tersebut menjadi salah satu alasan penyelenggara terus mengembangkan ArtSubs di Surabaya.
Kurator Nirwan Dewanto menilai Surabaya memiliki modal ekonomi dan sosial yang kuat untuk menyelenggarakan peristiwa seni rupa berskala besar.
"Kehadiran sebuah peristiwa seni berskala besar di Surabaya bukan sesuatu yang berlebihan, melainkan bagian dari kewajaran sebuah kota besar," kata Nirwan.
ArtSubs Pertemukan Jejaring Seni Rupa
Kurator Asmujo Jono Irianto mengatakan ArtSubs dapat menjadi simpul besar yang mempertemukan beragam jejaring serta simpul-simpul kecil seni rupa yang selama ini berkembang melalui berbagai pameran.
Menurut Asmujo, pameran-pameran berskala kecil memiliki sejumlah keterbatasan, mulai dari kapasitas ruang, jumlah karya, jangkauan publik hingga sumber daya.
Kehadiran ArtSubs diharapkan dapat mempertemukan sekaligus merefleksikan keragaman praktik seni rupa tersebut melalui sebuah pameran dengan skala lebih besar.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




