HOME  ⁄  Nasional

BNPB Salurkan 27.000 Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan di Banyumas

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BNPB Salurkan 27.000 Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan di Banyumas
Foto: (Sumber :Petugas BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (6/7/2026). ANTARA/HO-BPBD Banyumas.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sebanyak 27.000 liter air bersih telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melalui distribusi menggunakan lima truk oleh BPBD Kabupaten Banyumas hingga Sabtu (1/8/2026) malam.

Penyaluran bantuan dilakukan sebagai respons terhadap menurunnya curah hujan yang menyebabkan sejumlah sumber air warga mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Distribusi Menjangkau Permukiman dan Pesantren

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan distribusi air bersih dilakukan bersama pemerintah desa dan relawan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"BPBD bersama pemerintah desa dan relawan bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi warga terdampak," ungkap Abdul Muhari.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan ke Grumbul Tembelang, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok, yang bersumber dari Perumda Pabuwaran.

Selain itu, sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan ke Pondok Pesantren Hidayatul Kholil dan Pondok Pesantren An Najah di Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok.

Tim BPBD juga menyalurkan masing-masing 5.000 liter air bersih ke Desa Langgongsari dan Desa Cipete di Kecamatan Cilongok serta Desa Jingkang di Kecamatan Ajibarang.

BNPB Minta Daerah Optimalkan Penanganan Kemarau

BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dampak kekeringan di Banyumas.

"BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kekeringan," kata Abdul Muhari.

BNPB juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus memantau kondisi sumber air, mengoptimalkan distribusi bantuan air bersih, serta mengedukasi masyarakat agar menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

Penulis :
Ahmad Yusuf