
Pantau - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melantik dan mengambil sumpah 67 pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Sosial pada Rabu, 5 Agustus 2026, di Jakarta sebagai upaya memperkuat layanan publik melalui pendataan yang akurat.
Gus Ipul menegaskan seluruh program Kementerian Sosial harus berawal dari data yang akurat, dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia mengungkapkan, “Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.”
Menurut Gus Ipul, data yang akurat menjadi dasar agar penyaluran bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak serta membuat bantuan dan subsidi sosial semakin tepat sasaran.
Pendataan Jadi Fondasi Program Sosial
Gus Ipul menekankan bahwa pemberian bantuan sosial tidak boleh menjadi akhir dari penanganan kemiskinan.
Ia menyampaikan keluarga penerima manfaat harus memperoleh program pemberdayaan agar mampu mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan sosial.
Ia mengatakan, “Bansos harus ditindaklanjuti dengan graduasi karena bansos itu sementara, berdaya selamanya.”
Tekankan Integritas dan Pencegahan Korupsi
Gus Ipul juga memberikan pesan tegas mengenai pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian Sosial.
Ia mengingatkan seluruh pejabat agar hanya menerima sesuatu yang menjadi haknya dan menghindari hal-hal yang bukan menjadi haknya.
Ia mengatakan, “Kita terima mana yang hak kita dan kita hindari mana yang bukan hak kita. Ini adalah komitmen dan ini bukan basa-basi. Ini bukan lip service.”
Menteri Sosial membuka ruang bagi seluruh pegawai untuk mengingatkan pimpinan apabila menemukan tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Masukan tersebut dapat disampaikan secara langsung, secara tertulis, melalui WhatsApp, maupun melalui staf pimpinan.
Gus Ipul meminta seluruh pejabat yang dilantik meninggalkan kebiasaan buruk di masa lalu serta menjalankan tugas secara bersih, profesional, dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan, “Jangan ada lagi di Kementerian Sosial ini yang terlibat korupsi. Jangan ada lagi. Sekali lagi, jangan ada lagi yang main-main. Jangan ada yang coba-coba.”
Sebagai penutup arahannya, Gus Ipul mengajak seluruh jajaran Kementerian Sosial memegang semangat pelayanan.
Ia menyampaikan slogan, “Kementerian Sosial hemat, layanan hebat, tanpa korupsi.”
Rangkaian pelantikan diawali dengan pembacaan keputusan pengangkatan pejabat fungsional.
Gus Ipul kemudian secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan para pejabat fungsional.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas.
Setelah itu dilakukan penandatanganan berita acara secara simbolis.
Kegiatan diteruskan dengan sambutan Menteri Sosial.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa.
- Penulis :
- Leon Weldrick



